ANALISIS BERITA PERKOSAAN PADA HARlAN MEMORANDUM (SEBUAH TINJAUAN ANALISIS DIKSI)

CINDY SARI N., 129910048 (2005) ANALISIS BERITA PERKOSAAN PADA HARlAN MEMORANDUM (SEBUAH TINJAUAN ANALISIS DIKSI). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FI.BI 15-05 Nar A.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Media massa sebagai agen perubahan sosial dalam masyarakat dibarapkan mampu menjadi sumber informasi yang berkualitas dan berkeadilan. Namun dalarn demokratisasi media saat ini, sayangnya beberapa media massa masih cenderung lebih memihak pada golongan atau kelompok masyarakat tertentu dan mengabaikan golongan atau kelompok minoritas, termasuk dalam hal ini adalah perempuan. Apalagi ketika ideologi gender terus dikonstruksi dengan memanfatakan media massa sebagai ajang untuk mempertahankan mitos-mitos seputar potret, citra dan representatif perempuan dalam masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah diksi (pilihan kata) dalam berita perkosaan dan juga makna yang ingin ditekankan dalarn berita perkosaan di harian Memorandwn. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui diksi (pilihan kata) yang digunakan oleh media dalam berita perkosaan. Karena asumsinya selama ini media massa dianggap masih belum berpihak kepada korban perkosaan itu sendiri, yang selarna ini jumlahnya lebih banyak adalah kaum perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan melakukan pengarnatan terhadap teks-teks berita perkosaan di harian Memorandum. Analisis data dilakukan tidak hanya terhadap teks-teks berita saja, tetapi juga terhadap garnbar atau visual yang disertakan dalarn pemberitaan. Sehingga unit analisisnya tidak hanya satuan kalimat dan kata, melainkan juga garnbar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teks-teks berita perkosaan dalam harlan Memorandum masih menyajikan pemberitaan perkosaan yang belum membela atau menguntungkan perempuan yang menjadi korban perkosaan. Pemberitaan media massa bahkan cenderung melecehkan dan menyudutkan posisi perempuan sebagai korbarmya. Hal ini terbukti dengan pemakaian kata-kata dan kal imat yang menyudutkan perempuan dan terkesan bahwa perempuanlah yang salah sehingga perkosaan terjadi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pembaca mengenai wacana berita perkosaan yang ada di media massa, di samping itu menjadi masukan yang berarti bagi para pelaku media massa, mulai dari wartawan hingga para pengambil kebijakan dalam institusi media.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 15/05 Nar a
Uncontrolled Keywords: ANALYSIS DICTION
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P302-302.87 Discourse analysis
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
CINDY SARI N., 129910048UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNi Wayan Sartini, Dra. , M. Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 05 Dec 2016 01:43
Last Modified: 05 Dec 2016 01:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48222
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item