KONFLIK KEPENTINGAN AMERIKA LATIN DAN AMERIKA SERIKAT DALAM KEBIJAKAN PERANG OBAT TERLARANG DI WESTERN HEMISPHERE SELAMA 2 DEKADE (1981-2000)KASUS KOLOMBIA DAN MEKSIKO

DYAH DESY ARJAY ANTI, 079514721 (2003) KONFLIK KEPENTINGAN AMERIKA LATIN DAN AMERIKA SERIKAT DALAM KEBIJAKAN PERANG OBAT TERLARANG DI WESTERN HEMISPHERE SELAMA 2 DEKADE (1981-2000)KASUS KOLOMBIA DAN MEKSIKO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK FIS HI 22-04 ARJ K.pdf

Download (266kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perdagangan obat terlarang merupakan permasalahan global yang meresahkan dunia internasional. Perdagangan tersebut menghasilkan keuntungan besar melibatkan jaringan pencucian uang yang sangat rapi dan rumit, sekaligus berbagai tindak kriminal jaringan kartel yang mampu bekerja lintas negara. Permasalahan obat terlarang meneakup aspek ekonomi, politik, dan sosial-budaya, selain aspek kesehatan. Amerika Serikat sebagai pasar obat terlarang paling besar di dunia menghadapi tantangan untuk mengatasi penyalahgunaan dan perdagangan obat bius terlarang di dalam negeri dengan memakai kebijakan yang bersifat prohibition atau pelarangan. Kebijakan anti obat terlarang Amerika Serikat memiliki dua sisi implementasi kebijakan, sisi demand, yaitu pengurangan permintaan obat terlarang dalam negeri dan sisi supply, yaitu pengurangan jumlah pasokan obat terlarang dari luar negeri. Di lain pihak negara-negara Amerika Latin merupakan produsen obat terlarang ke Amerika Serikat paling besar pasca French Connection, menjadi sasaran utama kebijakan anti obat terlarang AS dari sisi suplai di Western Hemisphere. Kolombia dan Meksiko adalah dua negara Amerika Latin pemasok obat terlarang paling besar dan memiliki jaringan kartel obat terlarang paling ban yak. Kedua negara tersebut menjadi bah an studi dalam penelitian ini dalam hubungannya dengan pelaksanaan kebijakan perang anti obat terlarang Amerika Serikat. Skripsi ini membahas beberapa konflik kepentingan dalam penerapan kebijakan anti obat terlarang Amerika Serikat sisi suplai di Kolombia dan Meksiko serta alasan kedua negara tersebut menerima kebijakan luar negeri AS perang anti obat terlarang di Western Hemisphere di sam ping semua perbedaan cara pandang dan konflik yang terjadi akibat perbedaan tersebut. Dengan memakai kerangka pemikiran negara-negara Selatan dalam melihat hubungan intemasional yaitu dependensi atau ketergantungan, penulis mencoba mendeskripsikan pelaksanaan kebijakan luar negari anti obat terlarang AS serta konflik yang terjadi dengan Kolombia dan Meksiko dan menjelaskan alasan tetap diterimanya kebijakan anti obat terlarang AS di Western Hemisphere. Penelitian '01 menjelaskan dan membuktikan bahwa terdapat ketergantungan Kolombia dan Meksiko untuk penanganan pemberantasan perdagangan obat terlarang di Western Hemisphere terhadap AS. Ketergantungan secara finansial maupun dukungan politis merupakan alasan penerimaan kebijakan luar negeri anti obat terlarang AS meskipun mengandung intervensi dan dominasi AS yang sangat kuat serta potensi konflik yang cukup besar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FIS HI 22-04 ARJ K
Uncontrolled Keywords: INTERNATONAL RELATIONS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF207-209 Psychotropic Drugs
J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ1305-2060 Scope of international relations. Political theory. Diplomacy > JZ1464-2060 Scope of international relations with regard to countries, territories, regions, etc.
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
DYAH DESY ARJAY ANTI, 079514721UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDDjoko Sulistyo, Drs. , M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 05 Dec 2016 16:27
Last Modified: 21 Jun 2017 18:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48242
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item