PENGARUH YOGA PRANAYAMA TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI PARU PASIEN ASMA DI PUSKESMAS IV DENPASAR SELATAN

MADE MAHAGUNA PUTRA, 131111087 (2015) PENGARUH YOGA PRANAYAMA TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI PARU PASIEN ASMA DI PUSKESMAS IV DENPASAR SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKP. N. 122-16 Put p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pasien asma akan mengalami penurunan fungsi paru akibat penyumbatan saluran nafas. Yoga Pranayama adalah latihan meditasi, self hypnosis dengan sugesti positif, dan latihan nafas yang menyebabkan ventilasi optimal untuk pasien asma. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh yoga pranayama terhadap peningkatan fungsi paru pasien asma di Puskesmas IV Denpasar Selatan. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan two group prepost test deign. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita asma Puskesmas IV Denpasar Selatan. Total sampel berdasarkan kriteria inklusi berjumlah 12 responden yang terdiri dari 6 orang kelompok intervensi dan 6 orang kelompok kontrol. Variabel independen dalam penelitian ini adalah yoga pranayama. Variabel dependen adalah Arus Puncak Ekspirasi (APE) dan Saturasi Oksigen (SaO2). Instrumen yang digunakan adalah pulse oximetry dan peak flow meter. Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired T-Test dan Independent TTest dengan derajat kemaknaan α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan APE setelah melakukan latihan yoga pranayama (p=0.00). Sedangkan tidak ada pengaruh pada nilai SaO2 setelah melakukan yoga pranayama (P=0.10). Yoga pranayama dapat meningkatkan volume tidal sehingga nilai APE mengalami peningkatan. Nilai SaO2 pada pasien asma dipengaruhi oleh (1) Gangguan sirkulasi kardiovaskular (2) Peningkatan laju metabolisme (3) Anemia (4) Penurunan konsentrasi oksigen yang diinspirasi Dapat disimpulkan bahwa yoga pranayama dapat mempengaruhi peningkatan APE tetapi tidak berpengaruh terhadap Saturasi Oksigen (SaO2). Peneliti selanjutnya lebih baik menggunakan spirometri dan analisa gas darah untuk mengukur APE dan SaO2 yang lebih spesifik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP N 122-16 Put p
Uncontrolled Keywords: Asma, Arus Puncak Ekspirasi, Fungsi Paru, Saturasi Oksigen (SaO2), Yoga Pranayama
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
MADE MAHAGUNA PUTRA, 131111087UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSriyono, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.MBUNSPECIFIED
ContributorDeni Yasmara, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.MB.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 06 Dec 2016 20:40
Last Modified: 25 Mar 2018 23:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48504
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item