EFEKTIVITAS PELAKSANAAN OPERASI PASAR KHUSUS(OPK) TERRADAP PENGENDALIAN HARGA BERAS ( STUDI DESKRIPTIF PADA SUB DOLOG WILAYAH II SURABAYA SELATAN DI KABUPATEN JOMBANG )

YULIANY SOEJATNO, 079946164 (2004) EFEKTIVITAS PELAKSANAAN OPERASI PASAR KHUSUS(OPK) TERRADAP PENGENDALIAN HARGA BERAS ( STUDI DESKRIPTIF PADA SUB DOLOG WILAYAH II SURABAYA SELATAN DI KABUPATEN JOMBANG ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Fis AN 17-04.soe e.pdf

Download (157kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ABSTRAKSI Pangan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenllhi, disamping kebutuhan sandang dan papan. Masalah ketersediaan dan kecukupan pangan menjadi kebutuhan orang banyak. Peran pangan sangat penting demi kelangsungan hidup suatu bangsa sehingga pangan harus tersedia dalam jumlah yang memadai dan terjangkau bagi semua orang setiap saat. Hakekat pangan yaitu adanya kesenjangan antara kebutuhan dan penyediaan, sehingga diharapkan penyediaannya dalam jumlah yang cukup di setiap waktu dan tempat. Dad berbagai jenis pagan yang ada di Indonesia, beras merupakan pangan penting dalam struktur konsumsi masyarakat karena beras merupakan bahan makanan pokok penduduk Indonesia. Dari hal terse but diatas maka pada tahun 1998 lalu telah melaksanakan program operasipasar khllSUS (OPK) beras untuk membantu keluarga miskin yang membutuhkan bantuan pangan. Hal ini mengingat mereka memiliki daya beli yang rendah dan sebagian pengeluarannya adalah dibelanjakan untuk konsumsi pangan khususnya beras. Orientasi program Operasi Pasar Khusus ini lebih di tekankan pada program bantuan kesejahteraan sosial / bantuan perlindungan sosial bagi keluarga" miskin. Walaupun demikian masalah ketahanan pangan tetap menjadi perhatian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional yang mantap. Oalam rangka memantapkan ketahanan pangan maka aspek ketersediaan pangan menjadi penting untuk memerangi kelaparan dan mengurangi kemiskinan. Peranan Bulog selama ini dalam penyaluran beras Operasi Pasar Khusus kepada masyarakat miskin dan pengamanal1 harga dasar dalam kerangka ketahanan pangan. Oi satu sisi OPK memberi kemudahan akses pangan bagi masyarakat miskin dan disisi lain pengamanan harga dasar memberikan intensif kepada petani produsen. Kenaikan harga beras harus dipandang sebagai insentif untuk petani. Apabila harga diturunkan secara drastis akan berakibat pad a kenaikan angka inflasi. Pada harga beras yang rendah dampak inflasi akibat kenaikan harga relatif besar dibanding pada harga yang lebih tinggi me skip un tingkat kenaikan harganya sama. Oalam situasi harga yang tinggi, yang terpenting adalah bagaimana keluarga miskin dapat akses ke pasar atall mampu membeli beras dengan harga yang sesuai dengan kemampuan mereka. 01eh sebab itu program Operasi Pasar Khusus merupakan solusi agar keluarga yang tidak mampu membeli beras di pasaran mendapatkan beras murah dengan subsidi dari pemerintah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK Fis An 17-04 Soe e
Uncontrolled Keywords: MARKET SURVEYS, FOOD SUPPLY
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
YULIANY SOEJATNO, 079946164UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
UNSPECIFIEDDidid Soepojo, Drs, MsiUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 09 Dec 2016 00:17
Last Modified: 09 Dec 2016 00:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48831
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item