REAKSI HARGA SAHAM PERBANKAN NASIONAL DI BURSA EFEK JAKARTA SEBAGAI AKIBAT PENGUMUMAN PEMENANG TENDER DIVESTASI BCA TANGGAL 14 MARET 2002

AIMAN MUHAMAD BAUZIR, 049715551 (2003) REAKSI HARGA SAHAM PERBANKAN NASIONAL DI BURSA EFEK JAKARTA SEBAGAI AKIBAT PENGUMUMAN PEMENANG TENDER DIVESTASI BCA TANGGAL 14 MARET 2002. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
KK B 140-03 BAU R.pdf

Download (867kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini adalah studi peristiwa yang bertujuan meneliti kesuksesan penjualan 51% sabam PT Bank Central Asia Thk (BCA) yang dimiliki oleh pemerintah sebagai langkah awal dari rencana pemerintah untuk merestrukturisasi sistem perbankan sebagai syarat utama pemulihan sektor riil dan ekonomi secara WDWD. Pemerintah mengharapkan kinerja BCA di masa mendatang mengalami perbaikan yang signifikan setelah ditangani oleh para profesional yang menjadi pemilik mayoritas saham BCA. Penyelesaian program divestasi ini akan memperkuat keyakinan investor domestik dan luar negeri serta memfasilitasi mereka masuk kembali ke pasar investasi Indonesia. Dengan terpilihnya Farallon Capital Management (Amerika Serikat) sebagai pemenang tender divestasi 51 % saham BCA dengan mengalahkan yang favorit sebelumnya, Standard Chartered Bank (Inggris), pemerintah membuat keputusan dengan memberikan prioritas utama terhadap kredibilitas dan kejujuran dalam melakukan transaksi dengan menilai integritas, kompetensi dan reputasi investor. Keputusan tersebut rasional dipandang dati program divestasi pemerintall di masa mendatang terhadap bank-bank lainnya, seperti Bank Niaga, Bank Danamon dan Bank Mandiri. Pemilihan F arallon sebagai pemenang akhir akan menghilangkan kritik terhadap isu perlakuan istimewa yang diberikan kepada Standard Chartered Bank dan memperbaiki kredibilitas pemerintah pada tender-tender bank berikutnya. Sebelas sampel saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dati akhir Agustus 200 1 digunakan untuk meneliti reaksi saham perbankan disekitar tanggal pengwnuman pemenang tender divestasi BCA pada tanggal 14 Maret 2002. Dengan menggunakan uji-t dua rata-rata, basil yang diperoleh adalah terdapat pendapatan abnormal rata-rata positif yang signifikan pada hari peristiwa dan pada hari pertama serta terdapat kwnulatif pendapatan abnormal rata-rata positif yang signifikan pada hari peristiwa, hari pertama, kedua, keempat dan kelima. Secara umwn, dari basil-basil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penjualan 51% saham pemerintah di BCA telah sukses dilaksanakan dari sudut pandang investor. Dari uji pendapatan abnormal rata-rata dan pendapatan abnormal rata-rata kwnulatif yang telah dilakukan, masih terdapat adanya pendapatan abnormal rata-rata dan pendapatan abnormal rata-rata kwnulatif yang signifikan setelah bari peristiwa. Menurut teori Robert A. Haugen, hasil ini tidak sesuai dengan efisiensi pasar dalam bentuk setengah kuat karena reaksi yang berlebihan dan akhirnya terkoreksi kembali ke nilai intrinsik saham perbankan nasional yang dilakukan oleh investor.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: fulltext tidak tersedia
Uncontrolled Keywords: saham perbankan, tender divestasi
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1723 Bank stocks. Banking as an investment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
AIMAN MUHAMAD BAUZIR, 049715551UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDJONI BUDIHARDJO, Drs. Ec., MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Ny Wahyuni -
Date Deposited: 12 Dec 2016 18:07
Last Modified: 12 Dec 2016 18:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48882
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item