PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK RlMPANG LEMPUYANa PAHrr (Zingiber amaricarus BI) TERHADAP ANGKA KEBUNTINGAN DAN JUMLAH JANIN PADA MENCIT (Mus musculus)

HERRY CAHYANTO, 069612264 (2001) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK RlMPANG LEMPUYANa PAHrr (Zingiber amaricarus BI) TERHADAP ANGKA KEBUNTINGAN DAN JUMLAH JANIN PADA MENCIT (Mus musculus). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK KH 68 01 Cha p.pdf

Download (561kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak rimpang Lempuyang pamt (Zingiber amaricans BI) terhadap angka kebuntingan dan jumlah janin yang dikandung mencit (Mus musculus) pada satu periode kebuntingan. Hewan percobaan yang digunakan terdiri atas 24 ekor mencit betina strain BaJb-C berumur tiga sampai empat bulan dengan berat badan 20-30 g yang diperoleh dari Pusat Veterinaria Farma Surabaya. Penelitian dilakukan dengan model percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Mencit betina tersebut dibagi menjadi empat kelompok perlakuan, masing-masing kelompok perlakuan terdiri atas enam ekor mencit sebagai ulangan. Perlakuan yang diberikan pada kelompok perlakuan I, II dan ill berupa suspensi ekstrak rimpang Lempuyang pahit daJam pelarut aquades sebanyak 0,2 ml dan CMC Na 1% sebagai suspensator dengan dosis berturut-turut yaitu 30 mglkg, 100 mglkg dan 300 mglkg berat badan mencit. Sedangkan keJompok kontrol hanya diberi pelarut aquades sebanyak 0,2 ml dan CMC Na 1% tanpa ekstrak rimpang lempuyang pahit. Perlakuan diberikan secara oral sekaJi sehari selama 10 hari. Setelah perlakuan selesai, mencit jantan dikumpulkan ke mencit betina dengan perbandingan satu pejantan dan tiga betina sampai terjadi kopuJasi yang ditandai dengan adanya sumbat pada vagina. Pemeriksaan kebuntingan dan jumlah janin mencit dilakukan dengan cara laparotomi pada hari ke 18 sejak mencit jantan dikumpulkan ke mencit betina. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penurunan angka kebuntingan pada kelompok perlakuan m dengan persentase angka.kebuntingan sebesar 16,67% dan berbeda nyata dengan kelompok kontrol (p<0,05). Jumlah janin yang dikandung mencit pada satu periode kebuntingan juga mengalami penurunan pada kelompok perlakuan m dengan rataan jumlah janin 0,33 ± 0,82 ekor dan berbeda nyata dengan kelompok kontrol dan perJakuan I (p<0,05).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
HERRY CAHYANTO, 069612264UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTjuk Imam Restiadi, M. Si., Drh.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 12 Dec 2016 23:32
Last Modified: 12 Dec 2016 23:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49002
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item