PENGARUH JOB STRESSORS DAN JOB INVOLVEMENT TERHADAP WORK FAMILY CONFLICT PADA DOSEN PERGURUAN TINGGI NEGERI DI SURABAYA

SRI WULANDARI, 040217604 (2006) PENGARUH JOB STRESSORS DAN JOB INVOLVEMENT TERHADAP WORK FAMILY CONFLICT PADA DOSEN PERGURUAN TINGGI NEGERI DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-wulandaris-2861-b12906.pdf

Download (151kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-wulandaris-28-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh job stressors dan job involvement terhadap work family conflict pada dosen perguruan tinggi negeri di Surabaya. Tekanan pekerjaan yang banyak, berupa beban kerja, kerancuan peran maupun kurangnya otonomi yang dimiliki dapat berpengaruh timbulnya konflik pekerjaan keluarga. Selain itu keterlibatan kerja yang berlebihan yang menyebabkan waktu yang dimiliki untuk domain keluarga menjadi berkurang dapat memicu timbulnya konflik pekerjaan keluarga. Variabel yang digunakan ada 3 yaitu job stressor (X1), job involvement (X2) dan work family conflict (Y)). Dengan teknik analisis regresi berganda setelah dilakukan penelitian diketahui persamaan linier bergandanya adalah sebagai berikut: Y = -0,526 + 0,491X1 + 0,412X2 Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel job stressors dan job involvement mempunyai pengaruh yang simultan terhadap work family conflict. Hal ini dapat diketahui dari Fhitung sebesar155.908 dengan tingkat signifikansi diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0.05. Dengan (R2) atau R squared 0,557, menunjukkan bahwa 55,7 % perubahan variabel work family conflict disebabkan oleh variabel job stressors dan job involvement. Sedangkan sisanya yaitu 44,3 % disebabkan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam model. Dan uji secara parsial terlihat bahwa variabel job stressor berpengaruh terhadap work family conflict dengan thitung sebesar 12,502 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Sedangkan variabel thitung job involvement (X2) sebesar 12,331 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga ada pengaruh positif secara parsial variabel job involvement terhadap work, family conflict. Sedangkan variabel yang berpengaruh dominan dapat dilihat dari besarnya beta yang dimiliki, terlihat bahwa variabel job stressor berpengaruh dominan dibandingkan job involvement dengan beta sebesar 0,528. Hal ini terjadi karena stres akan menimbulkan ketegangan dan luapan emosi yang kemungkinan kurang terkendali. Sehingga pada kondisi demikian menyebabkan orang akan lebih sensitif terhadap permasalahan atau perbedaan yang akan memicu timbulnya stres.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.129/06 Wul p
Uncontrolled Keywords: CONFLICT MANAGEMENT
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5548.8 Psychology, Industrial
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SRI WULANDARI, 040217604UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNURTJAHJA MOEGNI, Dra.Ec.,MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 16 Nov 2006 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 18:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4912
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item