ANALISIS TENTANG EFEKTIVITAS KEBIJAKAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA OLEH BANK INDONESIA SEJAK KRISIS EKONOMI PERIODE TRIWULAN III/1997-2002

MARIA PRAPTININGSIH, NIM.: 049916366 (2003) ANALISIS TENTANG EFEKTIVITAS KEBIJAKAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA OLEH BANK INDONESIA SEJAK KRISIS EKONOMI PERIODE TRIWULAN III/1997-2002. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK C 29-04 PRA A.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fenomena krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia sejak pertengahan bulan Juli tahun 1997 yang lalu, merupakan akumulasi dari berbagai peristiwa ekonomi berupa krisis nilai tukar rupiah yang selanjutnya berdampak pada goncangnya fundamental ekonomi Indonesia. Untuk itu, Bank Indonesia berupaya mengatasi gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meredam depresiasi yang lebih tajam melalui berbagai kebijakan yang dilaksanakan. Pada perkembangannya, kebijakan Bank Indonesia lebih bersifat smoothening terhadap perkembangan indikator nihil tukar rupiah. Kebijakan-kebijakan moneter yang ditetapkan Bank Indonesia khususnya yang berkaitan dengan nilai tukar, harus berdasarkan pada sistem nilai tukar yang berlaku. Sejak diubahnya sistem nilai tukar dari managed floating menjadi free floating menimbulkan polemik dan berbagai silang pendapat di kalangan pelaku ekonomi, berkenaan dengan sistem nilai tukar apa yang cocok dan paling baik untuk diterapkan di Indonesia, dalam kondisi krisis seperti sekarang ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas kebijakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang diterapkan oleh Bank Indonesia, terhadap upaya meredam gejolak nilai tukar rupiah, serta sekaligus untuk mengetahui implikasi dari kebijakan-kebijakan nilai tukar tersebut terhadap pencapaian single objective kebijakan moneter yaitu inflasi yang rendah, dalam periode triwulan III/1997-2002. Penelitjan dilakukan berdasarkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian kebijakan (policy Research). Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa respon kebijakan nilai tukar rupiah selama periode triwulan IIY1997-2002 dapat dibagi menjadi 4 tahap, yaitu : periode triwulan III/1997-III/1998: tidak efektif, periode triwulan IV/1998-IV/1999 : efektif, periode triwulan I/2000-II/2001 ; tidak efektif, dan periode triwulan III/2001-IV/2002 : efektif. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terjadi trade off antara laju inflasi dengan pertumbuhan ekonomi terutama di sektor riil, sebagai akibat dari penerapan kebijakan moneter ketat melalui kebijakan suku bunga yang tinggi. Selanjutnya, melalui mekanisme transmisi nilai tukar terhadap inflasi, depresiasi rupiah membawa direct pass through effect, sehingga selama periode penelitian inflasi cenderung mengalami peningkatan. Untuk itu, dalam rangka meredam gejolak nilai tukar rupiah dan upaya mencapai sasaran inflasi yang rendah, tidak dapat bergantung pada kebijakan moneter saja, tetapi harus didukung dengan kebijakan fiskal yang efektif dan berhati-hati, konsistensi pelaksanaan restrukturisasi di bidang keuangan dan perbankan, serta komitmen yang tinggi dan profesionalisme dari kinerja Bank Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK C 29/ 04 Pra a
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG201-1496 Money
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
MARIA PRAPTININGSIH, NIM.: 049916366UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ConsultantH. Tjuk K. Sukiadi, DR., SE.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 14 Dec 2016 21:40
Last Modified: 14 Dec 2016 21:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49252
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item