PEMBERIAN HIBAH KEPADA ANAK ANGKAT YANG MELEBIHI SEPERTIGA DARI HARTA PENINGGALAN MENURUT HUKUM ISLAM

AHMAD DIDIK HARIADI, S.H., 031142106 (2016) PEMBERIAN HIBAH KEPADA ANAK ANGKAT YANG MELEBIHI SEPERTIGA DARI HARTA PENINGGALAN MENURUT HUKUM ISLAM. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (222kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Tesis Didik Hariadi fix.pdf
Restricted to Registered users only

Download (633kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rumusan masalah dari tesis tersebut adalah apakah ratio dari pembatasan Hibah dan apakah prinsip keadilan dalam pemberian hibah kepada anak angkat. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penulisan tesis ini adalah untuk menganalisis ratio pembatasan besaran hibah dan menganalisis prinsip keadilan dalam pemberian hibah, sedangkan manfaat penelitian secara teoritis adalah dapat memperkaya atau mengembangkan pengetahuan mengenai ilmu hukum khususnya mengenai hukum waris Islam, dan secara praktis, sebagai persyaratan akademis. Metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini secara keseluruhan adalah sebagai berikut penelitian ini adalah penelitian hukum normatif sedangkan pendekatan masalah digunakan adalah conceptual and statute approach yaitu pendekatan yang dilakukan dari aspek hukum yang bertitik tolak pada esensi sistematika perundang-undangan yang ada dan juga didasarkan pada AI Qur'an dan Hadits. Adapun kesimpulan dari tesis tersebut adalah bahwa pemberian besaran hibah dari ketentuan Hukum Islam itu dibatasi atas tujuan untuk memperoleh keadilan diantara keluarga dan mengangkat anak atau adopsi adalah kebutuhan sosial masyarakat atau al maslahah. Pemberian besaran hibah yang melebihi 1/3 dari ketentuan yang ada dalam Kompilasi Hukum Islam dapat disimpangi. Bahwa untuk dapat mengakomodir permasalahan hukum Islam yang yang ada di Indonesia maka hendaknya Kompilasi Hukum Islam sebagai hukum positif, dapat memberikan solusi terbaik bagi permasalahan-permasalahan yang ada dan hidup dimasyarakat, termasuk mengenai permasalahan kedudukan anak angkat terhadap harta warisan dan keberadaan anak angkat yang tidak diakui dalam hukum Islam, semestinya dapat dijelaskan lebih lanjut, kiranya hal tersebut merupakan permasalahan yang harus diselesaikan sehingga yang berkaitan dengan kedudukan anak angkat terhadap harta warisan ini juga dapat diselesaikan secara adil dan pasti. Hal ini tentunya demi kebaikan bersama serta agar segala tindakan yang dilakukan oleh siapapun dapat dipertanggungjawabkan secara hukum

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 86/16 Har p
Uncontrolled Keywords: Hukum Syariah, Hukum Waris
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
AHMAD DIDIK HARIADI, S.H., 031142106UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbd. Shomad, Prof. Dr. Drs. , S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 19 Dec 2016 00:13
Last Modified: 21 Jun 2017 19:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49494
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item