HUBUNGAN PERKEMBANGAN MORAL DAN KONSEP DIRI DENGAN SIKAP ABORTUS PADA REMAJA SMA GEMA 45 SURABAYA

NURUL SUHARTATIK, 119410046 (2001) HUBUNGAN PERKEMBANGAN MORAL DAN KONSEP DIRI DENGAN SIKAP ABORTUS PADA REMAJA SMA GEMA 45 SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PSI 13-01.SUH H.pdf

Download (184kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara Perkembangan Moral dan Konsep diri dengan Sikap Abortus pada Rem~aSurabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan meningkatnya kasus abortus dikalangan remaja yang belum terungkap. Remaja sering dihadapkan pada keplltusan moral dan perkembangan diri seperti konsep diri, dalam menentukan langkah-langkall yang paling tepat bagi dirinya sendiri dan orang lain. Pellelitian dilakllkan pada Siswa-si&wi kelas n SMA Gema 45 Surabaya, metode pengambilan sampelnya secara Simple Random Sampling, Karakteristik satupel adalab RemtYa pria dan wanita berusia 16-18 tabun dan belnm menikah. Penyebaran angket dilaknkan di ruang kelas II denganjnmlah responden 90 orang. Metode Pengumpnlan data menggnnakan 2 macaw angket yaitll angket tertutup parla konsep diri dan sikap abortus sedangkan angket terbuka pada Perkembangan Moral. Berdasarkan uji validitas maka terdapat 6 aitem sahih dari 7 aitern yang dibuat pada angket Perkembangan Moral. Pada angket Konsep diri terdapat 31 aitern sahih dari 34 aitern,angket sikap terhadap abortus terdapat 30 aitem sahih dari 37 aitem Nilai koefisien reliabilitasangket Perkernbangan Moral 0,702, Konsep did 0,907 dan Sikap Abortus 0,825 dengan p= 0.000 pada rnasingmasing angket sehingga ketiga angket dikategorikan andal. Teknik Analisis data menggunakan Anareg dimana diperoleh nilai korelasi sebesar :F 10,537dengan P= 0,000 menunjukkan hasil yang sangat signiflkan. Dengan demikian hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa ada hubungan Perkembangan Moral dan Konsep diri dengan Sikap Abortus diterima Semakin tinggi Perkembangan Moral seseorang maka tidak mendukung sikap abortus, semakin rendah Perkernbangan Moral seseorang maka akan menduk'Ung sikap abo.rtus dan semakin tinggi Konsep diri sese orang maka tidak mendnkung sikap abortus. semakin rendab Konsep diri seseorang maka akan mendnkllng sikap abortus. Hasil Penelitian menunjukkan perkembangan moral dan konsep diri berhubungan dengan sikap abortus . Pertimbangan-pertimbangan moral mampu membandingkan tindakan benar alan salah dan penilaisll-penilaian tentans diri dapat mengarahkan tingkah laku seseorang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 13/01 Suh h
Uncontrolled Keywords: ABORTION- MORAL AND ETHICAL ASPECTS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics > BJ1518-1697 Individual Ethics, Character, Virtue (including practical and applied ethics, conduct of life, success)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG600-650 The embryo and fetus > RG648 Spontaneous abortion. Miscarriage
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
NURUL SUHARTATIK, 119410046UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDewi Retno Suminar, Dra., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 19 Dec 2016 00:49
Last Modified: 21 Jun 2017 19:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49504
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item