HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN NIAT MELAKUKAN CHATTING INTERNET

ERMIDA, 119510070 (2000) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN NIAT MELAKUKAN CHATTING INTERNET. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Psi 15-00.Erm h.pdf

Download (135kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ,apakah semakin tinggi tingkat kebutuhan afiliasi maka semakin tinggi pula niat untuk rneJakukan chatting internet Hal ini dilatarbelakangi perkernbangan internet yang sernakin pesa! akhir-akhir ini di seluruh duma khususnya di Indonesia dan masih jarangnya penelitian psikologi tentang masalah ini. Ruang chatting rnerupakan salah satu aspek dalam internet yang sangat digernari oleh para pengakses internet karena memungkinkan seseorang untuk meIljalin hubungan dengan orang lain dari seluruh dunia tanpa adanya batasan tempat dan waktu. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Teknik Elektro ITS dengan tnetode pengambilan sampel secara purposive sampling dimana karakteristik sampel adalah angkatan 1996 ke atas, mengenal internet lebih dari I tahun, menyukai chatling internet, aktif chatting di internet minimal 2 kali seminggu dan lama akses chatting minimal I jam. Penyebaran kuesioner dilakukan di 3 laboratorium yaitu laboratorium Sistem Tenaga dan 2 laboratorium Sistem Pengaturan dan jumlah responden yang dapat teljaring sebanyak 41 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan uji validitas maka terdapat 34 aitem sahih dari 40 aitern yang dibuat pada kuesioner kebutuhan afiliasi. Pada kuesioner niat untuk melakukan chatting internet terdapat 32 aitern sahih dari 40 aitern. Nilai koefisien reliabilitas kuesioner kebutuhan afiliasi sehesar 0,892 sedangkan koefisien reliabilitas kuesioner niat untuk rnelakukan chatting internet sebesar 0,928 dengan p < O,OJ pada masing-masing kuesioner sehingga kedua kuesioner dikategorikan andaI. Teknik analisa data menggunakan Korelasi Product Moment dari Pearson dirnana diperoleh nilai korelasi sebesar 0,623 dengan p < 0,01 yang rnenunjukkan hasil yang sangat signifikan. Dengan demikian hipotesa penelitian yang menyatakan bahwa semakin tinggi tingkat kebutuhan afiliasi rnaka sernakin tinggi pula niat melakukan chatting internet diterirna. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan untuk mengarahkan kebutuban afiliasi yaitu kebutuhan untuk berternan dengan orang lain, rnenjalin hubungan dengan orang lain maupun kebutuhan untuk dicintai dan diterima orang lain ke arah afiliasi yang sifatuya virtual atau semu. Chatting internet hendaknya di arahkan pada chatting yang sifatnya positif seperti belajar bahasa asing, pertukaran informasi,dlL Chatl ing internet yang berlebihan sebaiknya dihindari karena dapat mengarah pada sindroma internet addIction disorder.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 15/00 Erm h
Uncontrolled Keywords: INTERNET
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76.575 Multimedia systems and Internet
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ERMIDA, 119510070UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorVeronika Suprapti, Dra. , M.S.EdUNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 19 Dec 2016 01:14
Last Modified: 21 Jun 2017 19:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49510
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item