HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN TINGKAT STRES PADA PENYANDANG CACAT FISIK

DIANA ARIYANI, 119510067 (2000) HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN TINGKAT STRES PADA PENYANDANG CACAT FISIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
Psi 17-00.Ari h-1.pdf

Download (328kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara Religiusitas dengan Tingkat Stres Pada Penyandang Caeat Fisik. Hal ini dilatarbelakangi bahwa beberapa eaeat fisik rnenyebabkan stres dan keadaan ernosional yang tidak menguntungkan karena gagal atau tidak marnpu melakukan sesuatu, merasa ditolak atau dipandang rendah, lekas marah, keras kepala dan depresi. Salah satu penyebab mengapa kehidupan banyak dipengaruhi stres adalah kekuatan agama yang semakin menyusut atau ajaran-Nya mulai ditinggalkan, karena sebenarnya dengan agarna itu pada dasarnya dapat membuat sires lebih rnudah ditanggulangi. Penelitian ini dilakukan pada penyandang eaeat fisik PRSBD Prof Dr. Soeharso Surakarta dengan rnetode pengambilan sam pel secara simple random sampling dimana karakteristik sample adaJah subjek menyandang cacat fisik karena layu anggota gerak badan akibat polio, berusia 16-21 tahun, beIjenis kelamin pria maupun wanita dan tingkat pendidikan SO-SMA. Penyebaran Kuisoner dilakukan pada tanggal 22 Januari 2000 dan jumlah responden adalah 43 orang. . . Metode pengumpulan data menggunakan kuisoner. Berdasarkan uji vahdltas maka terdapat 20 aitern sahih dan 50 aitern yang dibuat pada kuisoner religiusitas. Pada kuisoner tingkat stres terdapat 20 aitem sahih dari 40 aitem. Nilai koefisien reliabiltas kuisoner religiusitas sebesar 0,843 sedangkan nHai koefisien reliabilitas kuisoner tingkat stress sebesar 0,735 dengall p< 0,oI pada masing-masing kuisoner sehingga kedua kuisoner dikategorikan andaL Teknik anal isis data menggunakan korelasi Product Moment dari Pearson dirnana diperoleh nHai korelasi sebesar -0,077, nHai koefisien determinan sebesar 0,006 dengan p = 0,631 menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Dellgan dernikian hipotesis penelitian yang menyatakan ada hubungan antara ReJigiusitas dengan Tingkat Stres Pada Penyaodang Cacat Fisik ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara religiusitas dengan tingkat stres pada penyandang caeat fisik_ Tingkat stres seseorang tidak hanya dipengaruhi religiusitas, fllktor lain yang rnempengaruhi diantaranya adalah dukUllgan sosial, kepribadian dan coping stress atau kemarnpuan dari individu dalarn mengendalikan hal-hal yang dapat menimbulkan stres.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 17/00 Ari h
Uncontrolled Keywords: STRESS, PSYCHOLOGY, PERSONALITY DISORDERS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
R Medicine > RC Internal medicine > RC554-569.5 Personality disorders. Behavior problems Including sexual problems, drug abuse,suicide, child abuse
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
DIANA ARIYANI, 119510067UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDewi Retno Suminar, Dra., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 19 Dec 2016 02:25
Last Modified: 05 Jun 2017 21:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49517
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item