TANGGUNG JAWAB PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH TERHADAP NOMINAL TRANSAKSI DALAM AKTA JUAL

WENY MASITAWATI, S.H., 031324253065 (2016) TANGGUNG JAWAB PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH TERHADAP NOMINAL TRANSAKSI DALAM AKTA JUAL. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
TESIS WENY M.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Jual beli adalah suatu salah satu cara perbuatan hukum dalam memindahkan hak miliknya kepada orang lain. Sesuai Pasal 1457 BW, Jual beli adalah suatu perjanjian, dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan. Dalam kaitannya dengan obyek jual beli tanah, pejabat yang berwenang untuk membuat akta otentik dalam hubungannya dengan hak atas tanah (pasal 1 angka 1 PP no 37 tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah). Dalam transaksi jual beli yang dilakukan oleh para pihak, seringkali muncul permasalahan mengenai nominal transaksi yang tercantum dalam Akta Jual Beli maupun Perjanjian Pengikatan Jual Beli. Nominal transaksi tersebut tidak sesuai dengan nominal pada kenyataannya. Para pihak membuat kesepakatan untuk mengurangi nominal transaksi jual beli agar biaya dan pajak yang harus dibayarkan lebih sedikit. Kesepakatan perbedaan nominal transaksi yang disebutkan dihadapan PPAT dapat menimbulkan masalah hukum. Masalah hukum yang akan muncul adalah mengenai tanggung jawab PPAT terhadap keabsahan akta yang dibuat dan akibat hukum bagi PPAT yang membuat Akta Jual Beli tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu mengenai tanggung jawab PPAT terhadap keabsahan akta yang dibuat dan akibat hukum bagi PPAT apabila ada perbedaan nominal transaksi tersebut. Dalam Penelitan ini menggunakan pendekatan perundang–undangan (statute approach) dan pendekatan Konseptual (conseptual approach) dengan pendekatan secara Case Study. Dari dua pendekatan tersebut penulis berusaha menjelaskan mengenai tanggung jawab PPAT terhadap nominal transaksi dalam Akta Jual Beli. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa PPAT bertanggung jawab terhadap akta Jual Beli yang dibuat, keabsahan akta yang dibuat, dan isi dari akta jual b

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 102/16 Mas t
Uncontrolled Keywords: Tanggung jawab PPAT, Keabsahan Akta, Nominal Transaksi Akta Jual Beli
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
WENY MASITAWATI, S.H., 031324253065UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Hajati, Prof. Dr. , S.H., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 19 Dec 2016 22:25
Last Modified: 07 Jun 2017 19:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49608
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item