PERSEPSI TENTANG TRADISI PEREMPUAN MELAMAR LAKI-LAKI PADA MASYARAKAT TUMENGGUNG BARU KECAMATAN/KABUPATEN LAMONGAN

SUMIATI, 119510063 (2000) PERSEPSI TENTANG TRADISI PEREMPUAN MELAMAR LAKI-LAKI PADA MASYARAKAT TUMENGGUNG BARU KECAMATAN/KABUPATEN LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Psi 25-00.sum p.pdf

Download (375kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Setiap masyarakat mempunyai karakteristik dan budaya yang berbeda antara satu sarna lain. Hal ini dapat dipengaruhi oleh keadaan, kondisi dan latar belakang yang dimiliki daerah dimana masyarakat tersebut tinggal. Lamongan mempunyai keadaan, kondisi dan latar belakang tersendiri sehingga masyarakatnya mempunyai budaya yang lain pula, seperti tradisi perempuan yang melamar laki-Iaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Lamongan. khususnya para pemuda Lingkungan Tumenggung Barn tentang tradisi pelamaran tersebut dan faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi penerimaan dan penolakan tradisi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif, yang masih mencari dan menggali fenomena sosial yang ada dan menyajikannya dalam bentuk deskripsi sehingga tanpa disertai dengan hipotesa. Populasi penelitian ini diambil dari masyarakat RT 1 dan RT 2 RW VI Lingkungan Tumenggung Baru Kecamatanl Kabupaten Lamongan. Sedangkan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria antara lain mempunyai keturunan ash Lamongan, berusia 17 tahun ke atas, bel urn pemah menikah dan minimal berpendidikan S1\1P. Alat ukur yang dipergunakan adalah kuesioner berbentuk terbuka (open close quetion). Analisa data dilakukan secara kualitatif Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya pemahaman dan anggapan yang berbeda-beda pada setiap responden dalam melihat tradisi perempuan melamar laki-Iaki. Selain itu terlihat pula adanya perbedaan persepsi da]am menanggapi tradisi tersebut dilihat dari jenis kelamin, usia dan tingkat pendidikan yang dimiliki oleh responden. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah adanya pemahaman bahwa tradisi tersebut dianggap kurang wajar oleh para pemuda pemudi RT ] dan RT 2 RW VI Lingkungan Tumenggung Baru Lamongan, namun tetap dapat menerima apa adanya kehadiran tradisi tersebut. Saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini adalah diharapkan pada penelitian berikutnya dapat menggunakan sampel yang lebih besar, dapat dihubungkan dengan variabel lain atau variabel kontrol seperti konformitas, aspek kepri bad ian, tingkat ekonomi, atau variabel-variabel lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 25/00 Sum p
Uncontrolled Keywords: CULTURE, COMMUNITY
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
SUMIATI, 119510063UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHawaim Machrus, Drs. . M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 19 Dec 2016 22:56
Last Modified: 07 Jun 2017 19:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49610
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item