TANGGUNG JAWAB NOTARIS YANG MELAKUKAN PERJANJIAN KERJASAMA BAGI HASIL PRAKTIK NOTARIS

YASANTI ANJUNG PUTRI, S.H., 031324253059 (2016) TANGGUNG JAWAB NOTARIS YANG MELAKUKAN PERJANJIAN KERJASAMA BAGI HASIL PRAKTIK NOTARIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (364kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
TESIS YASANTI PERPUS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian berjudul tanggung jawab notaris yang melakukan perjanjian kerjasama bagi hasil praktik notaris, dengan permasalahan bagaimana keabsahan perjanjian kerjasama antar notaris tentang bagi hasil honorarium notaris dan apakah terhadap notaris yang melakukan perjanjian kerjasama antar notaris tentang pembagian honorarium dapat dikenakan sanksi hukum dan sanksi etika. Penelitian ini dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep dan pendekatan kasus, dari hasil penelitian diperoleh suatu jawaban sebagai berikut: Keabsahan perjanjian kerjasama antar notaris tentang bagi hasil honorarium notaris, bahwa perjanjian kerjasama tersebut cacat hukum, karena perjanjian kerjasama antar notaris tentang bagi hasil honorarium notaris bertentangan dengan ketentuan pasal 3 angka 16 jo pasal 4 angka 4 Kode Etik Notaris merupakan peraturan yang harus dipatuhi oleh notaris, namun dalam perjanjian bagi hasil kenotariatan tersebut lebih mengarah pada penyalahgunaan keadaan, sehingga perjanjian tersebut dapat dibatalkan. Perjanjian kerjasama antar notaris tentang bagi hasil honorarium notaris tersebut terkandung asas penyalahgunaan keadaan, sehingga dapat digunakan sebagai alasan untuk mengajukan permohonan pembatalan atau perjanjian tersebut dapat dibatalkan. Terhadap notaris yang melakukan perjanjian kerjasama antar notaris tentang pembagian honorarium dapat dikenakan sanksi hukum dan sanksi etika. sanksi hukum, notaris dikualifikasikan melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana pasal 378 KUHP, dan digugat ganti kerugian atas dasar melakukan perbuatan melanggar hukum berupa penggantian biaya, rugi dan bunga. Saksi etika terhadap notaris atas dasar telah melakukan perbuatan melanggar pasal 3 angka 16 jo pasal 4 angka 4 Kode Etik Notaris dengan sanksi sebagaimana ditentukan dalam pasal 6 Kode Etik Notaris, berupa teguran; peringatan; pemberhentian sementara dari keanggotaan Perkumpulan; pemberhentian dengan hormat dari keanggotaan Perkumpulan; pemberhentian dengan tidak hormat dari keanggotaan Perkumpulan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 130/16 Pot t
Uncontrolled Keywords: Notaris, Perjanjian Kerjasama, Bagi Hasil
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
YASANTI ANJUNG PUTRI, S.H., 031324253059UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM.Hadi Shubhan, DR.,S.H.,M.HUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 20 Dec 2016 22:12
Last Modified: 20 Dec 2016 22:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49711
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item