KORELASI ANTARA ORIENTASI LOCUS OF CONTROL INTERNAL DENGAN INTENSI UNTUK MENJALANI PENGOBATAN

YOHANES KURNIA WIJAYA, 119610080 (2000) KORELASI ANTARA ORIENTASI LOCUS OF CONTROL INTERNAL DENGAN INTENSI UNTUK MENJALANI PENGOBATAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Psi 33-00.wij k.pdf

Download (379kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian iill bertujuan untuk menguji apakah semakin besar nilai orientasi internal locus ofcontrol yang dimiliki seorang penderita gangguan difungsi ereksi maka semakin besar pula intensi untuk menjalani pengobatan. Hal ini dilatarbelakangi oleh kekhususan kondisi penderita disfungi ereksi yang serba rahasia dan tertutup. Kasus disfungsi erekYi merupakan salah satu kasus yang sulit dikontrol karena gangguan iill pada umumnya dianggap sebagai gangguan yang amat pribadi dan rahasia. Penelitian dilakukan pada seluruh pasien On Clinic Surabaya yang mengalami gangguan disfungsi ereksi. Karakteristik subjek pada penelitian ini adalah laki·laki yang sudah menikah dan berusia antara 33 hingga 75 tahun. Penyebaran kuesioner dilakukan selama 4 minggu dengan sistem pengisian dalam amplop tertutup. Metode pengumpulan data menggunakan 2 buah kuesioner, yaitu skala IPC Levenson dan kuesioner intensi untuk menjalani pengobatan. Uji validitas dan reliabilitas hanya dilakukan pada kuesioner intensi untuk menjalani pengobatan karena skala IPC dari Levenson adalah skala baku yang sudah tidak diragukan lagi validitas dan reliabitasnya. Nilai koefisien reliabiltas kuesioner intensi untuk menjalani pengobatan adalah sebesar 0,966 dengan peluang ralat p 0,000 sehingga kuesioner penelitian dapat dikategorikan andaI. Teknik analisis data menggunakan Koefisien Korelasi Rank Spearman. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh nilai rho sebesar 0,887 dengan p < 0,05 yang menunjukkan hasil yang signifikan. Dengan demikian hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa semakin tinggi kecenderungan orientasi locus of control internal seorang penderita disfungsi ereksi maka semakin besar pula intensinya untuk menjalani pengobatan diterima. Penelitian menunjukkan perlunya sikap pro aktif dari On Clinic Surabaya dalam menangani pasien. Penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk mengubah pola penanganan pasien, terutama bagi pasien yang diperkirakan memiliki intensi yang rendah dalam menjalani pengobatan yang disarankan. On Clinic hendaknya memantau perkembangan kondisi pasien secara lebih intensif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 33/00 Wij k
Uncontrolled Keywords: LOCUS OF CONTROL
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
YOHANES KURNIA WIJAYA, 119610080UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorE.M. Agus Subekti, Drs. M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 20 Dec 2016 23:19
Last Modified: 11 Jun 2017 16:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49728
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item