UJI AKTIVITAS ANTIFERTILITAS DI-O-ISOPROPILIDENA KUERSETIN TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)

YULIA ARFIANI, 059812087 (2003) UJI AKTIVITAS ANTIFERTILITAS DI-O-ISOPROPILIDENA KUERSETIN TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
kk FF 22-03 ARF U.pdf

Download (574kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kuersetin dengan gugus -QH pada posisi 3, 3', 4', 5 dan 7 memiliki aktivitas antifertilitas terhadap meneitjantan dengan laju kebuntingan 40 %. Telah dilakukan sintesis senyawa turunan untuk meningkatkan lipofolisitas. Peningkatan lipofilisitas sampai batas tertentu dapat meningkatkan aktivitas. Pada penelitian ini telah dilakukan uji aktivitas antifertilitas senyawa di-Oisopropilidena kuersetin yang merupakan senyawa turunan kersetin dengan penambahan gugus isopropil pada posisi 3' dan 4'. Sebelum dilakukan uji aktivitas antifertilitas, dilakukan uji fertilitas terhadap meneit jantan dan betina. Meneit jantan diuj i sesllai dengan kriteria Lee dan Chi (1985), sedangkan meneit betina diuj i sesuai dengan kriteria Farnsworth dkk (1985). Uji aktivitas antifertilitas dilakukan berdasarkan metode Lee dan Chi (1985). Selanjutnya meneit jantan dibagi menjadi tiga kelompok yang masingmasing berisi 10 ekor jantan yaitu kelompok kontrol (pO), perlakuan 1 (p 1), dan perlakuan 2 (p2). Selama 10 hari meneit jantan diberikan sediaan suspensi di-Oisopropilidena kuersetin dengan dosis berturut-turut untuk kelompok pI dan p2 adalah 2,5 mg/mll30 g bb/hari/oral dan 3,0 mg/ml/30 g bb/hari/oral. Sedangkan untuk kelompok C diberikan pembawa I ml CMC Na 1% dalam air/30 g bbl hari/oral. Pada hari ke-II masing-masing meneit jantan dikumpulkan dengan mcneit betina fertil. Apabila terjadi perkawinan yang ditandai oleh adanya sum bat vagina maka meneit jantan dan betina dipisahkan. Meneit betina dibedah pada hari ke-I6 terhitung sejak hari dipisahkan, kemudian diamati jumlah yang bunting, fetus dan tapak implantasi. Hasil uji aktivitas antifertilitas diperoleh laju kebuntingan untuk kelompok pO, pI dan p2 masing-masing adalah 100 %,80 % dan 30 %. Dari analisis X2 (p<0,05), disimpulkan bahwa di-O-isopropilidena kuersetin memiliki aktivitas antifertilitas. Data tersebut bila dikaitkan dengan kriteria Lee dan Chi maka di-O-isopropilidena kuersetin menunjukkan aktivitas antifertilitas pada level A.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FF 22/03 Arf u (FILE FULLTEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: ANTIFERTILITAS; KUERSETIN; MENCIT JANTAN
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
YULIA ARFIANI, 059812087UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorG.N.ASTIKA, Prof. DrUNSPECIFIED
ContributorH. ACHMAD SYAHRANI, Dr. MSUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 21 Dec 2016 17:43
Last Modified: 11 Jun 2017 17:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49774
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item