MEKANISME PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BERAS HITAM (Oryza sativa L. indica) TERHADAP AKTIVITAS PROTEIN KINASE B (PKB) DAN KADAR CA 15-3 SERUM PADA TIKUS PUTIH MODEL KANKER PAYUDARA PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS

ZANUAR ABIDIN, 011414153033 (2016) MEKANISME PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BERAS HITAM (Oryza sativa L. indica) TERHADAP AKTIVITAS PROTEIN KINASE B (PKB) DAN KADAR CA 15-3 SERUM PADA TIKUS PUTIH MODEL KANKER PAYUDARA PENELITIAN EKSPERIMENTAL LABORATORIS. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (408kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
TKD.17-16 Abi m.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Beras hitam (Oryza sativa L. indica) merupakan bahan pangan yang mengandung polifenol dan antosianin dalam kadar tinggi dan mempunyai potensi sebagai antikanker serta mencegah resistensi terhadap terapi doksorubisin akibat hiperaktivasi jalur phosphatydil-inositol-3-kinase (PI3K). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis potensi beras hitam dalam menghambat jalur PI3K dengan menggunakan hewan coba tikus putih Sprague dawley betina berumur 7–8 minggu sebanyak 44 ekor yang diinduksi kanker payudara dengan menggunakan kombinasi 7,12-dimethylbenz(α)antracene (DMBA) dan estrogen dan dibagi menjadi empat kelompok. Satu ekor tikus pada masing-masing kelompok dikorbankan pada akhir induksi dan dilakukan pemeriksaan histopatologi untuk melihat keberhasilan induksi kanker payudara. Tikus dibagi menjadi empat kelompok : K1 (placebo), K2 (doksorubisin), P1 (doksorubisin dan ekstrak beras hitam), dan P2 (ekstrak beras hitam). Ekstrak etanol beras hitam diberikan dengan dosis 75 mg/kgBB/hari selama enam minggu. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah aktivitas PKB dan kadar CA 15-3 serum. Hasil induksi kanker dengan DMBA dan estrogen menunjukkan jenis ductal carcinoma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas PKB dan kadar CA 15-3 serum yang bermakna antarkelompok (p<0,05). Kelompok dengan skor aktivitas PKB paling tinggi adalah kelompok K2, sedangkan kelompok dengan kadar CA 15-3 serum paling tinggi didapatkan pada kelompok K1. Kelompok tikus yang hanya mendapatkan terapi ekstrak beras hitam mempunyai aktivitas PKB dan kadar CA 15-3 serum paling rendah di antara kelompok yang lain. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol beras hitam (Oryza sativa L. Indica) menurunkan aktivitas PKB dan kadar CA 15-3 serum, baik dalam terapi kombinasi maupun terapi tunggal.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD.17/16 Abi m
Uncontrolled Keywords: kanker payudara, beras hitam, PKB, CA 15-3 serum
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
ZANUAR ABIDIN, 011414153033UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHarianto Notopuro, Prof. Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
ContributorIndri Safitri Mukono, Prof. Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 21 Dec 2016 17:56
Last Modified: 14 Jun 2017 22:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49780
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item