PENGENDALIAN INTERN YANG MEMADAI DALAM SISTEM PEMBELIAN DAN PENJUALAN VALUTA ASING PADA PT. �X� SURABAYA

Oktalifani Zetra, 040123702E (2007) PENGENDALIAN INTERN YANG MEMADAI DALAM SISTEM PEMBELIAN DAN PENJUALAN VALUTA ASING PADA PT. �X� SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-zetraoktal-4898-a11507-t.pdf

Download (329kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-zetraoktal-4898-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengendalian intern yang baik berperan dalam mencegah terjadinya penyelewengan, sebaliknya pengendalian intern yang buruk dipandang sebagai alasan utama timbulnya penyelewengan. Pengendalian intern berperan untuk mencegah timbulnya suatu masalah, mengungkap suatu masalah yang sudah terlanjur muncul, dan memberikan solusi atas masalah yang ditemukan. Sistem Pengendalian intern dibuat untuk memberikan jaminan yang wajar terhadap pencapaian tujuan organisasi. Jaminan tersebut sebatas bersifat wajar karena jaminan penuh sulit dicapai. Pengendalian intern bertujuan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan dipatuhinya kebijakan manajemen. Pengendalian intern perlu diterapkan dalam setiap organisasi, baik yang berskala besar maupun kecil karena memberikan manfaat dalam pencapaian tujuan organisasi. Untuk melihat bagaimana peranan pengendalian intern dalam sebuah perusahaan perdagangan valuta asing, maka dilakukanlah penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif, dimana dilakukan pengembangan konsep, menghimpun fakta, melakukan observasi dan pemahaman tetapi tidak melakukan pengujian hipotesa. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisa komparatif, dimana data diolah, dihubungkan, dan dibandingkan dengan landasan teori. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Tidak terdapat pemisahan fungsi antara fungsi operasi dengan fungsi akuntansi, dimana hal tersebut merupakan sesuatu yang seharusnya dihindari karena tidak memberikan jaminan yang memadai terhadap kekayaan perusahaan. 2. Telah digunakan formulir bernomor urut tercetak, tetapi pemakaiannya tidak dipertanggungjawabkan sehingga tidak ada penelusuran terhadap formulir yang hilang. 3. Adanya pengesahan terhadap formulir yang tidak diotorisasi oleh pejabat yang berwenang yang memperlihatkan kerancuan dalam sistem wewenang PT."X".

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.115/07 Zet p
Uncontrolled Keywords: AUDITING INTERNAL; FOREIGN EXCHANGE � ACCOUNTING
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG3810-4000 Foreign exchange. International finance. International monetary system
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9701-9940 Public accounting. Auditing
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Oktalifani Zetra, 040123702EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHENDARJATNO, Drs., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 18 Jun 2007 12:00
Last Modified: 08 Jun 2017 22:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/4998
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item