PENGARUH KADAR POLIETILENGLIKOL 6000 TERRADAP LAJU DISOLVSI GLIBENKLAMIDA DALAM SISTEM DISPERSI SOLIDA GLIBENKLAMIDA·POLIETILENGLIKOL 6000

RIZKI YUSRINI POHAN, 059711956 (2002) PENGARUH KADAR POLIETILENGLIKOL 6000 TERRADAP LAJU DISOLVSI GLIBENKLAMIDA DALAM SISTEM DISPERSI SOLIDA GLIBENKLAMIDA·POLIETILENGLIKOL 6000. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
kk FF 30-02 POH P.pdf

Download (563kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Glibenklamida merupakan obat antidiabetik oral turunan sulfonilurea dengan potensi 100 kali lebih besar dari tolbutamid. Gbat ini diabsorbsi dengan baik melalui usus sehingga dapat diberikan peroral. Namun demikian, glibenklamida juga merupakan bahan obat yang praktis tidak la""ut dalam air, sementara itu sebehun suatu obat padat mencapai sirkulasi sistemik harus melalui proses pelarutan dalan media berair (proses disolusi) terlebih dahulu. Untuk mengatasi ini maka dilakukan suatu upaya untuk meningkatkan laju disolusi glibenklamida, yaitu dengan pembentukan dispersi solida. Pada penelitian ini dibuat dispersi solida dan campuran fisik glibenklamida-PEG 6000 dengan perbandingan kadar 20:80 (80% PEG), 15:85 (85% PEG), dan 10:90 (90% PEG). PEG 6000 berfungsi sebagai pembawa dalam dispersi solida yang dibuat dengan metode peleburan-pelarutan. Kemudian laju disolusi glibenklamida dalam dispersi solida dibandingkan dengan dalam campuran fisik dan glibenklamida mumi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kadar PEG 6000 sebagai pembawa terhadap laju disolusi glibenklamida dalam dispersi solida dibandingkan dengan campuran fisik dan glioenklamida mumi. Analisis statistik dilakukan terhadap harga efisiensi disolusi dari masingmasing kelompok uji secara anava jenis rancangan CRD dan dilanjutkan dengan uji HSD. HasH analisis statistik menunjukkan adanya p~rbedaan bermakna antar kelompok uji pada derajat kepercayaan 95%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan kadar PEG 6000 pada dispersi solida dan campuran fisik akan meningkatkan laju disolusi. Laju disolusi glibenklamida dalam dispesi solida lebih besar daripada laju disolusi glibenklamida dalam campuran fisik dan glibenklamida mumi. Pada penelitian ini juga diperoleh perbandingan kadar yang menghasilkan ED30 terbesar, yaitu dispersi solida 10:90 (78,98%).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FF 30/02 Poh p (FLE FULTEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: POLIETILENGLIKOL; GLIBENKLAMIDA; DISOLUSI
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
RIZKI YUSRINI POHAN, 059711956UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBAMBANG WIDJAJA, Drs. Apt., MSiUNSPECIFIED
ContributorMUH. AGUS SYAMSUR R., SSi.,AptUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 26 Dec 2016 19:16
Last Modified: 14 Jun 2017 18:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/49997
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item