HEGEMONI NEGARA TERHADAP ORGANISASI PEREMPUAN (Studi Hegemoni Negara Terhadap Pembentukan Persepsi Aktivis Organisasi Perempuan di Surabaya)

SRI AMBARWATI, 079514746 (2001) HEGEMONI NEGARA TERHADAP ORGANISASI PEREMPUAN (Studi Hegemoni Negara Terhadap Pembentukan Persepsi Aktivis Organisasi Perempuan di Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK FIS P 04-01 AMB H 079514746.pdf

Download (340kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perempuan, sampai kapanpun akan tetap menjadi perbincangan yang menarik dan tetap akmal. Baik im pennasalahan yang menyangkut pribadi perempuan maupun yang berkaitan dengan sekitarnya< Berangkat dari asumsi demikian, penelitian ini mencoba mengupas permasalahan perempuan berkaitan dengan negara, tempat dimana perempuan dapat berperan serta di dalam proses bemcgaranya< Deugan adanya fenomena minimnya peran perempuan di sektor pnblik terntama politik, permasalahan ini mulai diangkat Perkembangan peran peretnpuan yang cukup berartL terntama dalam hal berorganisasi, di masa setelah kemerdekaan yang dilanjutkan pada masa Orde Lama temyata hams mengalami hacklash (kemunduran) di masa Orde Barn< Yakni sejak difusikannya organisasi menjadi satu arah dengan pemerintah, dengan dibentuknya Dharma Wanita, Dharma Perttiwi serta gerakan Pendidikan Kesejahteraan Kel uarga. Orde barn mengkonstruksikan organisasi perempnan tersebut sebagai organisasi yang patnh dan selia pada pemerintah, sebagai salah sam upaya negara menghegemoni masyarakat sipi\' Meskipun pada waktu Orba mencapai krisis kekuasaan, muncul organisasi yang "berseberangan" dengan pemerintah. Deugan bertujuan untuk mendiskripsikan bentuk pcrsepsi aktivis organisasi perempuan, akibat hegemoni negara, yang mengambil lokasi di Surabaya, serta bagaimana negara menghegemoni organisasi perempuan, penelitian ini menje\askannya dengan metode kualitatif Untuk penggarnbarannya sendiri diperoleh dari data yang dihimplm dari hasil wawancara serta mclalui pengisian daftar pertanYdan kepada st;iumlah informan dan responden< Dan proses tersebut kemudian diperoleh penggambaran bahwa Orba berhasil metnbentuk persepsi aktivis organisasi perempuan bentukan pcmOOntah "menyetujui" apa yang telab dikonstruksikan negara selama hampir 32 tahuu< lni mernpakan keberhasilan negara melakukan hegetnoni, sehingga secara tidak sadar mereka menerima konstruksi tersebut. Bahwa peran perernpuan adalah sebagaimana yang sudah menjadi kodratnya< Artinya gender yang sebenamya mernpakan peran peretnpllan dan laki-Iaki yang dapar dipertukarkan diasumsikan sebagai kodrat yang pemlanen. Perempuan saat im dianggap ada jika dia adalah seorang ibu dan istOO. Sebagai perempuan berarti dia harns lembul dan cantik yang hanya cocok dengan pekCIjaan yang lembut, telili dan sabar< Hal ini dikontrakdiftitkan dengan sesuatu yang berbau politik, yang politik itn sendiri dikailkan dengan sesuatu yang kotor dan pennh intrik. Kesan bahwa politik itu menakutkan yang disosialisasikan oleh Orba, berakibat pada pembentlikan persepsi yang salah kaprah< Baik itu terhadap organisasi tempat mereka mengaktualisasikan diri maupun tentang gender dan juga terhadap negara yang menjadi subyck dalam melakukan hegemoni< Perbedaan persepsi yang terbentuk antara aktivis organisasi petnerintab dan organisasi yang otonomiindependen semakin memperlihatkan babwa negara berhasil menghegemoni banyak aktivis perernpuan yang rata-rata menjadi aktivis di organisasi bentukan pernerintah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK FIS P 04-01 Amb h (FULLTEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: HEGEMONI NEGARA; ORGANISASI PEREMPUAN
Subjects: J Political Science
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SRI AMBARWATI, 079514746UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDwi Windyastuti B, Dra., MAUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 27 Dec 2016 01:46
Last Modified: 14 Jun 2017 20:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/50075
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item