PROSES PEMBELAJARAN NlLAI.NILAI DAN KETRAMPILAN KEPECINTA ALAMAN PADA ORGANISASI PECINTA ALAM SMU DI SURABAYA

FARIDA HANUM, 079615O99 (2003) PROSES PEMBELAJARAN NlLAI.NILAI DAN KETRAMPILAN KEPECINTA ALAMAN PADA ORGANISASI PECINTA ALAM SMU DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Fis Ant 09-04.han p.pdf

Download (172kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ABSTRAK Organisasi Pecinta Alam di tingkat SMU relatif berbeda dengan organisasi serupa di kalangan universitas. Dari segi struktur organisasinya, masih relatif sederhana dan pihak sekolah juga turut campur dalam setiap keputusan dan aktivitas yang akan diselenggarakan. Karena sederhana dan kegiatannya yang berbeda dengan organisasi Kepramukaan, yang telah diakui secara resmi di dunia, maka Penulis tertarik untuk meneliti bagaimana gambaran proses pembelajaran dalam organisasi pecinta alamo Untuk mendapat gambaran yang holistik atau seutuhnya, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan didukung oleh beberapa gambar foto untuk lebih memperjelas bahasan. Dari sejarahnya, pecillta alam Indonesi.a terbentuk banyak dipengaruhi oleh kondisi politik bangsa pada tahun 1960-an. Di Surabaya, organisasi yang terbentuk mendapat banyak pengetahuan dari para alumni Wanadri (organisasi tertua PA), militer bahkan organisasi keparamukaan. Saat-saat awal terbentuknya organisasi pecinta alam di SMU, banyak mendapat tentangan dari pihak sekolah karena imej yang negatif ten tang anak-anak P A yang bias a bergaul bebas. Imej ini bisa terpatahkan dengan dibuktikan melalui kegiatan, prestasi dan tingkah laku anggotanya. Organisasi Pecinta Alam ada juga yang kondisinya jatuh bangun karena pengaruh pihak sekolah, yang dialami oleh Argawana (SMUN 2). Meskipun dalam kondisi jatuh, mereka dapat bangkit karena besarnya keinginan dari para anggotanya untuk menghidupkan kembali organisasi. Sekalipun jalan yang harns ditempuh berganti nama dan berganti AD/ ART berulang kali. Proses pembelajaran dalam organisasi yang ingin diketahui adalah bagaimana nilai-nilai dan keterampilan kepecintaalaman diperoleh oleh anggotanya. Dari segi nilai-nilai dan keterampilan terse but, pembelajaran diperoleh melalui beberapa tahapan kegiatan, baik kegiaran internal seperti Pra diklat, diklat, pendakian gunung dsb. Sedangkan kegiatan eksternal berkaitan erat dengan hubungan antar organisasi pecinta alam lainnya. Inti pokok nilainilai yang diperoleh adalah untuk tidak mementingkan individu, melainkan mengutamakan kepentingan kelompok. Petasaan senasib sepenanggungan, setia kawan atau solidaritas yang tinggi, mandiri dan tidak cengeng dalam menghadapi tantangan merupakan beberapa nilai-nilai yang ditanamkan dalam setiap kegiatan. Meskipun untuk menyatukan berbagai karakter dan sifat seseorang relatif tidak mudah, tugas senior dan juga niat dari yunior, akan mampu menghasilkan sifat dan nilai-nilai yang diinginkan. Pembelajaran keterampilan yang juga dikupas dalam penelitian ini, banyak berhubungan dengan kegiatan yang akan diselenggarakan.Mi.salnya untuk menguasai pmssik atau rappelling, seorang pecinta alam harns dapat menguasai sedikitnya dua simpul yaitu simpul mati dan simpul nelayan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis Ant 09-04 Han p
Uncontrolled Keywords: NATURE LOVERS SKILLS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL175-290 Natural Theology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
FARIDA HANUM, 079615O99UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDTri Joko Sri Haryono, Drs. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 29 Dec 2016 19:11
Last Modified: 29 Dec 2016 19:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/50256
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item