ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR KABUPATEN/ KOTA DI SATUAN WILAYAH PEMBANGUNAN I JAWA TIMUR (TAHUN 1998 - 2002)

ANIK KHUSNIYAH, 040016812 (2008) ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR KABUPATEN/ KOTA DI SATUAN WILAYAH PEMBANGUNAN I JAWA TIMUR (TAHUN 1998 - 2002). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-khusniyaha-6035-c6505-t.pdf

Download (342kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-khusniyaha-6035-c6505.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan pembangunan nasional mempunyai dampak yang berbeda-beda antar daerah. Dampak tersebut bukan saja dipengaruhi oleh sumber daya alam dan jumlah penduduk yang terdapat didaerah dalam suatu wilayah, melainkan juga oleh pelaksanaan pembangunan nasional yang lebih terfokus pada pertumbuhan yang ternyata tidak membuat banyak daerah di Indonesia berkembang dengan baik, dan hanya terpusat di daerah-daerah tertentu saja, sehingga menyebabkan kesenjangan pembangunan pada tingkat regional. Selain itu peningkatan ketimpangan pembangunan antar daerah semakin dipertajam oleh sistem alokasi anggaran pembangunan pemerintah kepada daerah. Terdapat beberapa sektor ekonomi didaerah yang mendominasi pembentukan PDRB, sedangkan di daerah lain justru kurang begitu berperan. Untuk itu diperlukan kebijakan pembangunan yang mengarah pada kebijakan sektoral maupun regional serta kebijakan alokasi anggaran pembangunan pemerintah. Penulisan skripsi ini merupakan salah satu upaya untuk mengetahui ketimpangan pembangunan antar kabupaten/kota di SWP I Jawa Timur. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketimpangan pembangunan ekonomi yang terjadi di SWP I selama tahun 1998 hingga tahun 2002, menentukan sektor terpilih yang dikembangkan, serta untuk mengetahui perkembangan ekonomi dan dana pembangunan di SWP I. Obyek penelitian ini mencakup 7 kabupaten/kota yaitu Kabupaten: Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Kota: Mojokerto dan Surabaya. Alat analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis Indeks Williamson, LQ, dan Shift Share. Hasil perhitungan dengan analisis Indeks Williamson diketahui bahwa tingkat ketimpangan pembangunan ekonomi di SWP I semakin memburuk, sedangkan daerah yang tingkat ketimpangannya paling besar dan semakin memburuk adalah Kota Surabaya, diikuti Kabupaten Lamongan dan Bangkalan, dan Kota Mojokerto merupakan daerah yang pelaksanaan pembangunan ekonominya semakin merata. Sedangkan alokasi dana pembangunan pemerintah di SWP I menunjukkan trend yang relatif merata sementara dengan analisis LQ dan Shift Share diketahui bahwa sektor-sektor ekonomi yang menjadi prioritas pembangunan sektoral di SWP I adalah sektor: gas, listrik dan air bersih; perdagangan, hotel dan restoran; pengangkutan dan komunikasi, yang semuanya merupakan sektor basis dengan petumbuhan cepat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C.65/05 Khu a
Uncontrolled Keywords: DEVELOPMENT ECONOMICS
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ANIK KHUSNIYAH, 040016812UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBUSTANI BERACHIM, Drs. Ec. H.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 10 Feb 2008 12:00
Last Modified: 18 Jun 2017 19:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/5063
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item