UJI BIOAKTIVITAS ANTIOKSIDAN PRODUK TERSTANDAR PYLLANTHUS NIRURI LINN. PADA MENCIT YANG DIINDUKSI NaNO2 DENGAN PARAMETER KADAR METHEMOGLOBIN

JULITA, 059912152 (2003) UJI BIOAKTIVITAS ANTIOKSIDAN PRODUK TERSTANDAR PYLLANTHUS NIRURI LINN. PADA MENCIT YANG DIINDUKSI NaNO2 DENGAN PARAMETER KADAR METHEMOGLOBIN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
50873.pdf

Download (333kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Metabolit oksigen reaktif berperan dalam penyakit artritis reumatoid dengan mendestruksi pemtukaan sendi dan matriks tulang rawan (Noer, 1999). Pada penelitian ini dilakukan penelitian bioaktivitas antioksidan Phyllanthus nirurl karena tanaI:1:'aI ini diketahui mengandung berbagai flavonoid seperti quersetin, rutin dan kaaupferol yang pada penelitian sebelumnya disimpulkan memiliki aktivitas sebapi antioksidan. Bioaktivitas antioksidan Phyllanthus nirurl dalam penelitian ini dilakukan secara in vivo dengan bahan uji produk terstandar Phyllanthus pinu'i. Dati penclitian sebelumnya terbukti bahwa senyawa flavonoid: quersetin, rutin, kaeinpferol, dan fisetin memiliki aktivitas penangkap radikal ion superoksida (Cos et al., 1988). Flavonoid terutama quersetin dan rutin dapat menangkap Sl!llyawa oksigen reaktif (ROS) dan membentuk kompleks ,dengan besi yang dapat mencegah pembentukan radikal hidroksil pada reaksi fenton (0' Brien et qJ., 2000). Senyawa oksigen reaktif semuanya merupakan oksidan yang kuat, walaupun derajat kekuatannya berbeda-beda. Dampak negatif tersebut timbu~karena. reaktivitasnya sehingga dapat merusak komponen-komponen sel yang penting I8Ituk mempertahankan integritas dan kehidupan sel (Suryohudoyo, 2000). Menurut Sato et al., 1992, bioaktivitas sebagai antioksidan ditentukan oleh adanya dua gugus -OH pada C-3' dan C-4' di ring B, sedangkan pada isoflavon dua gugus yang sarna pada C-6 dan C·7 di ring A. Menurut Miura et al., 1998, di ring B dua gugus -OR tidak hanya pada C-3' dan C-4', tetapi bisa juga di cincin C yang lain'. posisinya orto, sedangkan di ring A pada C-3 dan C-S. Selain gugus -OR, struktur yang berperan penting dalam aktivitas sebagai antioksidan adalah ikatan rangkap antara C-2 dan C-3 yang terkonjugasi dengan okso pada C-4 di ring C. Ion niUit bersifat sebagai oksidan yang dapat mengoksidasi hemoglobin (FerrolFe2) menjadi methemoglobin (FerriIFe3) sehingga tidak dapat berikatan dengan oksigen (h2osparc. wq.ncsu.edu; Lee, www.emedicine.com) dat:t antioksidan dapat mencegah proses ini sehingga kadar methemoglobiri menjadi normal. Sebagai antioksidan pembanding digunakan vitamin C yang pada penelitian sebelumnya terbukti sebagai antioksidan (Sunaryo, 1998). Pada penelitian ioi vitamin C dapat menurunkan kadar methemoglobin sampai mendekati blanko (normal).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FF 50-04 Jul u (FILE FULLTEXT TIDAK TERSEDIA)
Uncontrolled Keywords: ANTIOXIDANTS; PYHLLANTHUS
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
JULITA, 059912152UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMULJA HADI SANTOSA, Dr.UNSPECIFIED
ContributorHERRA STUDIAWAN, Drs. MSUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 10 Jan 2017 21:21
Last Modified: 07 Jun 2017 19:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/50873
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item