PEMBENTUKAN WACANA ANAK OLEH PENYIAR DEWASA DI RADIO KIDS FM SURABAYA

ADITYA WARDHANI, 079815319 (2002) PEMBENTUKAN WACANA ANAK OLEH PENYIAR DEWASA DI RADIO KIDS FM SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
kk FS BI 07.02 WAR P.pdf

Download (138kB) | Preview
Official URL: http:/lib.unair.ac.id

Abstract

Pembentukan Wacana Anak oleh Penyiar Dewasa di Radio Kids FM Surabaya merupakan proses/cara yang dilakukan oleh penyiar dewasa ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan penyiar anak maupun pendengar/penelpon. Penelitian ini mempunyai latar belakang bahwa bahasa yang digunakan oleb penyiar dewasa berbeda dengan bahasa anak-anak. Penyiar dewasa menggunakan tuturan-tuturan yang mengarah pada sifat anak-anak sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat membentuk wacana anak. Bentuk-bentuk wacana anak yang digunakan oleh penyiar dewasa mengarah pada cara penyiar membentuk wacana anak. Analisis pembentukan wacana anak oleh penyiar dewasa di Radio Kids FM Surabaya bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang proses/cara yang dilakukan oleh penyiar dewasa ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan penyiar anak maupun pendengar/penelpon. Wacana untuk anak pada umumnya berbentuk percakapan anak dengan orang dewasa atau anak dengan anak.Tidak jarang dalam suatu percakapan dengan anak, orang dewasa memberikan dukungan yang berupa kalimat untuk memancing atau membimbing kelanjutan pembicaraan. Bahasa yang digunakan oleb penyiar dewasa ketika berinteraksi dengan anak. mempunyai ciri-ciri khusus: (1) kalimatnya pendek-pendek, (2) nada suaranya biasanya tinggi, (3) intonasinya agak berlebiban, (4) laju ujaran tidak cepat, (5)banyak redudansi, dan (6) banyak memakai sapaan. Ada beberapa cara yang dilakukan penyiar dewasa dalam membentuk wacana anak, yaitu membicarakan seputar kegiatan anak, mengikuti pola pemikiran anak, memuji, menasihati, mengarahkan pendapat anak dengan cara memberikan alternatif jawaban, dan sebagainya. Penelitian ini adalall penelitian deskriptif dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Pengumpulan data keballasaan ini menggunakan metode simak dan rekam. Peneliti menyimak dan merekam tuturan-tuturan penyiar dewasa dengan menggunakan tape recorder. Perekaman dilaksanakan pada bulan Agustus 2000 s.d. Agustus 2001. Peneliti juga mengunakan teknik catat, untuk mencatat hal-hal yang melatarbelakangi terjadinya tuturan. Selain itu, penelitian ini juga ditunjang dengan penggunaan metode pustaka, yaitu suatu metode yang dilakukan dengan cara membaca kepustakaan yang tel all ada--tentang hal yang relevan dengan materi yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini mentmjukkan bahwa pembentukan wacana anak oleh penyiar dewasa di Radio Kids FM Surabaya sudah cukup baik. Penyiar dewasa dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan penyiar anak maupun pendengarnya sudah mampu menghasilkan tuturan-tuturan yang memiliki kedekatan pada anak. Ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dan pembenahan, yaitu berkaitan dengan: cara bercerita penyiar dewasa. Penyiar dewasa seolah-olall bertindak atas semua tokoh di dalam cerita Sementara penyiar dewasa menyampaikan ceritanya, para pendengar dan penyiar anak patuh mengikuti jalan cerita itu, sambil sekali-sekali tertawa atau ikut memberikan komentar terbadap cerita yang disampaikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Uncontrolled Keywords: LITERARY, DISCOURSE ANALYSIS, LITERATURE
Subjects: P Language and Literature
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN80-99 Criticism
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
ADITYA WARDHANI, 079815319UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDWI HANDAYANI, DraUNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 15 Jan 2017 21:14
Last Modified: 15 Jan 2017 21:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/51084
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item