PROSPEK INDUSTRI KECIL (STUDI DESKRIPTIF PROSPEK INDUSTRI KECIL LEDRE SEBAGAI OBYEK WISATA DI KABUPATEN BOJONEGORO)

UMI KULSUM W., 070110740-S (2004) PROSPEK INDUSTRI KECIL (STUDI DESKRIPTIF PROSPEK INDUSTRI KECIL LEDRE SEBAGAI OBYEK WISATA DI KABUPATEN BOJONEGORO). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
KK FIS PW 20-05 UMI P.pdf

Download (735kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Makanan ringan Ledre khas Bojonegoro selain sebagai makanan khas juga sebagai salah satu produk unggulan kab. Bojonegoro yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Makanan ringan ledre terkenal dengan eita rasa pisang rajanya dan yang sampai saat ini belum tersaingi dengan makanan lainnya. Namun ledre ini mempunyai kelemahan yaitu dengan bentuknya yang kedl, mudah hancur dan mlempem sehingga tidak tahan lama. Oleh karena itu para pengrajin dan pengusaha ledre mempunyai inisiatif 'untuk mengatasinya dengan mengemas makanan ledre dengan sebaik mungkin untuk lebih menarik konsumen untuk membeli. Para pengusaha dan pengrajin ledre bekerja sarna dengan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kua1itas dan mutu makanan ringan ledre yaitu dalam bentuk: memfasilitasi akan kebutuhan para pengrajin dan pengusaha ledre, memberikan pembinaan, penyuluhan dan pelatihan kepada pengrajin dan pengusaha ledre tentang eara pemasaran yang baik, desain dan mutu produk dan mengatur manajemen keuangan. Dengan mengikuti kegiatan tersebut para pengrajin dan pengusaha ledre, sumber daya manusianya dapat berkembang. Industri keeil ledre membawa pengaruh terhadap ekonorni masyarakat Ds. Padangan khususnya pengrajin dan pengusaha ledre yaitu: menemukan mata pencaharian, memasarkan ledre sesuai dengan pangsa pasar. Selain itu juga membawa pengaruh terhadap pariwisata yaitu: Makanan ringan ledre khas Bojonegoro sebagai pelengkap daerah tujuan wisata dan memiliki potensi pendukung daya tarik wisata yang memberikan kesan akan kepuasan kepada wisatawan pengunjung yang mengunjungi obyek wisata kab. Bojonegoro. Tidak menutup kemungkinanjika industri ledre ini dijadikan sebagai obyek wisata yang menjual proses pembuatanl memproduksi ledre mulai dari awal sampai akhir pengemasan. Yang menjadi masalah apabita industri kecil ledre sebagai obyek wisata adalah pertama \visatawan dikhawatirkan akan meniru dan menjadi pesaing yang menyebabkan Bojonegoro kehilangan makanan khas dan produk unggulan serta pengrajin dan pengusaha ledre kehilangan mata pencaharian Kedua, masalah yang klasik yaitu dana untuk menjadikan obyek wisata sedangkan untuk dana pengembangan obyek wisata saja masih dibilang minim. Ketiga, minimnya kesadaran masyarakat terhadap pariwisata.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKB KK-2 Fis PW 20/05 Umi p
Uncontrolled Keywords: SMALL BUSINESS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2340.8-2346.5 Small and medium-sized businesses, artisans,handicrafts, trades
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pariwisata (D3)
Creators:
CreatorsEmail
UMI KULSUM W., 070110740-SUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFalih Suaedi, Drs., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 18 Jan 2017 19:12
Last Modified: 12 Jun 2017 20:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/51353
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item