PENGGUNAAN METODE SIX SIGMA DALAM MENGEVALUASI DAN MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA PT. IGLAS (PERSERO)

JOJI ADI SAPUTRA, 040113921 E (2009) PENGGUNAAN METODE SIX SIGMA DALAM MENGEVALUASI DAN MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA PT. IGLAS (PERSERO). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-saputrajoj-8573-abstract-8.pdf

Download (327kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-saputrajoj-8467-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pelaksanaan penelitian dilakukan mulai bulan November 2006 pada PT. Iglas (Persero) yang berlokasi di jalan Kapten Darmosugondho, Segoromadu Gresik Jawa Timur. PT. Iglas (Persero) adalah perusahaan manufaktur kemas gelas yang sistem produksinya berdasarkan job order. Pada proses produksinya perusahaan selalu berusaha memenuhi kepuasan konsumen dengan cara memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan pelanggannya, dimana perusahaan yang menggunakan job order harus menempatkan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama agar dapat menciptakan pelanggan yang loyal terhadap perusahaan. Six Sigma merupakan suatu cara mengukur suatu proses untuk perbaikan atau peningkatan kinerja dalam memenuhi spesifikasi dengan tingkat mutu 3,4 DPMO (defect per million opportunity). Fase DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) merupakan langkah dalam Six Sigma yang berfokus pada perbaikan proses untuk meningkatakan kualitas menuju target Six Sigma. Pada penelitaian ini pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan beberapa langkah pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder. Prosedur penelitian ini dimulai dengan survei pendahuluan, studi kepustakaan, studi lapangan yang dilakukan dengan obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Masalah kualitas merupakan masalah yang berkaitan erat dengan variasi terhadap suatu produk, variasi terhadap suatu proses produksi, adanya defect pada suatu produk dan kepuasan serta keloyalan pelanggan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa produksi Aqua ini merupakan produksi yang terbesar dan berlangsung secara continue yang dilakukan oleh pelanggan dalam negeri yaitu PT. Aqua Golden Missisipi, sehingga penelitian ini memfokuskan pada pembuatan produk botol Aqua. Hasil penelitian diperoleh bahwa perusahaan masih rendah dalam menghasilkan produk yang bebas cacat atau defect free. Perhitungan ini didapat berdasarkan persentase jumlah output bebas cacat yang dihasilkan dibanding dengan jumlah output secara keseluruhan. Setelah diteliti lebih lanjut, maka ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya defect atau cacat pada produk dalam proses produksinya. Dengan menggunakan Fishbone Diagram maka dapat ditemukan faktor-faktor tersebut dan mencari akar penyebab masalahnya. Kemudian dengan metode FMEA, maka dapat diketahui prioritas utama yang harus diperbaiki dengan melakukan action plan untuk mengurangi defect atau kegagalan pada produk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.114/08 Sap p
Uncontrolled Keywords: TOTAL QUALITY MANAGEMENT; PROCESS CONTROL
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB135-147 Mathematical economics. Quantitative methods
T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
JOJI ADI SAPUTRA, 040113921 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHAMIDAH, Dra. Hj., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 20 Jan 2009 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 21:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/5152
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item