PENERAPAN THEORY OF CONSTRAINTS DALAM RANGKA OPTIMASI PROSES PRODUKSI UNTUK MEMAKSIMALKAN LABA PADA PT.LOTUS INDAH TEXTILE INDUSTRIE

NENY PRASTYANDINI, 040318091 (2009) PENERAPAN THEORY OF CONSTRAINTS DALAM RANGKA OPTIMASI PROSES PRODUKSI UNTUK MEMAKSIMALKAN LABA PADA PT.LOTUS INDAH TEXTILE INDUSTRIE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-prastyandi-8501-abstract-8.pdf

Download (322kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-prastyandi-8477-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Aktivitas produksi adalah aktivitas yang paling penting, karena berkaitan dengan pengelolaan sumber daya menjadi produk siap jual. Apabila aktivitas produksi terhambat karena adanya kendala tertentu, maka akan mempengaruhi laba yang akan diperoleh perusahaan. Pengelolaan sumber daya yang optimal memerlukan program perencanaan dan pengendalian proses produksi yang tepat dalam pelaksanaannya dan dapat mengidentifikasi kendala-kendala yang akan dihadapi perusahaan, serta seluruh sumber daya. yang dimiliki perusahaan. Metode Theory Of Constraints (TOC) digunakan untuk mengidentifikasi kendala dan dikembangkan pendekatan yang spesifik untuk mengelola kendala-kendala tersebut. Pendekatan yang dilakukan dalam TOC memberi perhatian khusus pada kendala yang terdapat dalam sumber daya perusahaan untuk mencapai hasil yang lebih tinggi. Permasalahan yang ada pada PT. Lotus Indah "Textile Industrie berawal dari tidak terpenuhinya permintaan pasar yang disebabkan adanya kendala pada sarana produksi yang digunakan. Kendala tersebut terjadi karena kapasitas mesin yang tersedia tidak mencukupi total kebutuhan waktu produksi. Berdasarkan perhitungan rasio kendala, dapat diidentifikasi bahwa terdapat kendala pada mesin speed frame. Kapasitas mesin rol potong saat ini hanya mampu memenuhi 69,07% dari total kebutuhan waktu produksi yang dibutuhkan untuk dapat memenuhi seluruh permintaan pasar. Menurut perhitungan TOC, sumbangan throughput terbesar dari setiap produk yang melalui mesin berkendala akan menjadi prioritas utama produksi. Hal ini dilakukan guna menjamin bahwa produksi yang dilakukan adalah produksi yang paling menguntungkan. Bila proses produksi telah optimal, namun perusahaan belum dapat memenuhi permintaan pasar keseluruhan, maka masalah pada mesin speed frame harus diatasi terlebih dahulu, yaitu dengan cara menambah jumlah mesin yang mengalami kendala atau melakukan sinkronisasi aliran produksi dengan mengganti seluruh mesin yang berkendala dengan mesin baru yang memiliki kapasitas yang seimbang dengan mesin-mesin lainnya agar proses produksi lebih efisien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.95/08 Pra p
Uncontrolled Keywords: MANUFACTURING PROCESSES; PRODUCTIONS MANAGEMENT
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9720-9975 Manufacturing industries
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
NENY PRASTYANDINI, 040318091UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYUSTRIDA BERNAWATI, Dra., Msi., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 20 Jan 2009 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 22:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/5162
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item