PROFITABILITAS DAN DAYA SAING USAHA TANI PADI DI KABUPATEN NGANJUK

ANDRI AFIANTO, 049916372 (2009) PROFITABILITAS DAN DAYA SAING USAHA TANI PADI DI KABUPATEN NGANJUK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-afiantoand-8755-abstract-8.pdf

Download (327kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-afiantoand-8550-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profitabilitas dan daya saing usahatani padi di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, tahun 2006. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi di Kabupaten Nganjuk secara privat menguntungkan atau memiliki keunggulan kompetitif. Tetapi keuntungan tersebut masih sulit menaikkan kesejahteraan petani, meskipun ada pilihan men-diversifikasi usahatani (bawang merah). Kebijakan tarif impor dan harga dasar yang ditetapkan pemerintah menyebabkan penerimaan produsen beras sekitar 0,14 persen lebih tinggi dari yang seharusnya diterima (NPCO = 1,0014). Sedangkan Kebijakan subsidi pupuk dan obat-obatan menyebabkan harga input yang harus dibayar petani lebih murah sekitar 22,65 persen dari seharusnya (NPCI = 0,7735). Usahatani di Kabupaten Nganjuk mempunyai keunggulan komparatif dalam memproduksi beras, sedangkan kebijakan pemerintah yang berlaku memberikan insentif bagi petani padi/beras untuk berproduksi (EPC > 1). Namun, kebijakan harga dasar yang ditetapkan pemerintah dan tarif impor spesifik sebesar Rp 430,00/kg (setara 30% ad valorem) belum bisa berjalan dengan efektif karena proteksi efektif (EPC = 1,0426) atau tingkat proteksi nominal ouput (NPCO = 1,0014) yang diterima petani lebih kecil dari tarif impor. Translation: The aim of this research is to analyze profitability and competitiveness of rice farming system in Nganjuk, East Java in 2006. The results of this research indicate that, privately, rice farming system in Nganjuk, East Java are profitable or having competitive advantages. but the profit has not boosted up the prosperity of farmers, even if they diversify their farm (by planting shallot). The government policy of import tariff and floor price of rice cause the income of rice producer rise up to 0,14°/x. While the policy of botanical drugs and fertilizers subsidy cause the production costs of rice are cheaper about 22,65%. Rice farming system in Nganjuk have comparative advantages in producing rice, meanwhile the policy of government giving incentive to the farmers to produce. But, the policy of import tariff and floor price of rice which is equal to Rp 430,00/kg have not ran effectively, because effective protection or level of output nominal protection which accepted by farmer smaller than import tariff.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C.27/08 Afi p
Uncontrolled Keywords: PROFIT; STRATEGIC PLANNING; COST CONTROL
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Strategic planning
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD6977-7080 Cost and standard of living
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
ANDRI AFIANTO, 049916372UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTRI HARYANTO, Drs. Ec., M.P.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 23 Jan 2009 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 17:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/5175
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item