SITA DALAM PERADILAN AGAMA

MUHAMMAD RASYID RIDHA (2001) SITA DALAM PERADILAN AGAMA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KK Pid 18 02 Rid s.pdf

Download (553kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dari pembahasan yang telah dilakukan dapat di tarik kesimpulan. yaitu 1. Mengenai ketentuan-ketentuan urn urn mengenai sita sebagai penjamin terlaksananya putusan hakim Ketentuan-ketentuan mengenai mengenai sita dalam Hukum Acara Peradilan Agama pad a dasarnya tidak berbeda dengan ketentuan yang berlaku dalam Hukum Acara Peradilan Umum. sarna-sarna berdasarkan pada H.I. R • yang membedakannya adalah bahwa dalam Hukum Acara Peradilan Agama selain menggunakan peraturan perundang-undangan Peradilan Umum juga mengunakan Undang-undang No. 7 tahun 1989 tentang peradilan agama dan Kompilasi Hukum Islam sebagai sumber pelaksanaan sita di Peradilan Agama. Sita mempunyai kedudukan yang penting dalam beracara di Pengadilan, karena sita dapat menjamin hakhak pencari keadilan agar putusan hakim dapat dilaksanakan.Sita merupakan tindakan pendahuluan, yang berarti bahwa sita dapat diajukan sebelum pokok perkara diputus. dan bisa juga diputus sepanjang belum in kracht.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PID 18-02 RID S
Uncontrolled Keywords: PERADILAN AGAMA
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Hukum Pidana
Creators:
CreatorsNIM
MUHAMMAD RASYID RIDHAUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAbd. Shomad, Drs., SH., MH.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 26 Jan 2017 18:01
Last Modified: 26 Jan 2017 18:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/51918
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item