MODEL BIOEKONOMI DAN STRATEGI PENGELOLAAN PERIKANAN BERKELANJUTAN: STUDI KASUS PADA IKAN SARDINELLA LEMURU DI MUNCAR BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR

ANDIGA KUSUMA NUR ICHSAN, NIM : 041111094 (2016) MODEL BIOEKONOMI DAN STRATEGI PENGELOLAAN PERIKANAN BERKELANJUTAN: STUDI KASUS PADA IKAN SARDINELLA LEMURU DI MUNCAR BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, Airlangga University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KKB KK C 142_16 Ich m ABSTRAK.pdf

Download (797kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
52048 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kegiatan perikanan saat ini tengah menjadi sumber energi baru bagi pertumbuhan ekonomi di berbagai negara, tidak terkecuali di Indonesia. Oleh karenanya kegiatan perikanan harus menggunakan model penangkapan ikan yang memperhatikan konservasi perikanan untuk menciptakan pemanfaatan sumberdaya perikanan guna mendorong pemanfaatan perikanan yang optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini akan membahas ikan sardinella lemuru di Muncar Banyuwangi, dengan menggunakan analisis Model Bioekonomi Statik dari Gordon Schaefer dengan menggunakan estimasi dari Clarke Yoshimoto dan Pooley (CYP). Selain itu penelitian ini juga menggunakan metode Analytic Network Process untuk memberikan strategi pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Muncar Kabupaten Banyuwangi. Analisis Model Bioekonomi menunjukkan bahwa telah terjadi economic overfishing namun belum biological overfishing dalam kegiatan penangkapan ikan sardinella lemuru di perairan Muncar Banyuwangi. Produksi aktual ikan sardinella lemuru sebesar 1.086,92 ton masih dibawah batas produksi sardinella lemuru pada rezim MEY (2.607,697 ton), MSY (2.924,643 ton), dan OA (2.583,354 ton). Jumlah rata-rata effort aktual sebesar 4.331 unit standar alat tangkap jauh melebihi kapasitas pada rezim MEY (893 unit), MSY (1.331 unit), dan OA (1.786 unit). Nilai biomassa (x) pada kondisi MEY adalah sebesar 30.875,799 ton yang merupakan nilai biomassa tertinggi. Tingkat rente ekonomi nelayan ikan sardinella lemuru berdasarkan rezim pengelolaan MEY adalah sebesar Rp. 9.250.371.172,- yang merupakan tingkat rente optimal. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) yang mempertimbangkan pendapat pakar dan pemerintah beberapa permasalahan dalam pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Muncar Banyuwangi antara lain: (1) pengetahuan dan pemahaman nelayan yang masih rendah tentang penangkapan yang berkelanjutan; (2) kurang mengetahui informasi tentang unit alat tangkap yang diperbolehkan; (3) law enforcement yang lemah; (4) minimnya regulasi perlindungan para pekerja laut; (5) pencemaran lingkungan yang dilakukan industri pendukung; dan (6) minimnya program pemberdayaan dari industri terhadap masyarakat nelayan. Hasil ANP juga menyimpulkan bahwa strategi command and control merupakan strategi tepat dan terbaik untuk pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Muncar Banyuwangi. Pendekatan strategi ini dipilih karena dinilai lebih realistis dan memiliki dampak yang luas bagi masyarakat nelayan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 142/ 16 Ich m
Uncontrolled Keywords: Sardinella lemuru, Overfishing, Bioeconomy, ANP
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
ANDIGA KUSUMA NUR ICHSAN, NIM : 041111094UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ConsultantDeni Kusumawardani, SE., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 29 Jan 2017 20:49
Last Modified: 18 Jun 2017 21:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/52048
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item