ANALISA VARIABEL - VARIABEL YANG MEMPENGARUHI OTORITAS MONETER DALAM MENETAPKAN JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA

ANIEK M ASCHUDAH ILFITRIAH, 048812209 (2013) ANALISA VARIABEL - VARIABEL YANG MEMPENGARUHI OTORITAS MONETER DALAM MENETAPKAN JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-ilfitriaha-26144-9.abstr-i.pdf

Download (131kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Proses pertumbuhan jumlah uang beredar merupakan proses pasar, bukan sekedar pencetakan uang dari suatu keputusan pemerintah. Proses pasar terjadi sebagai hasil interaksi antara permintaan dan penawaran, artinya bahwa adanya interaksi antara" Bank Sentral sebagai pencipta uang inti, Bank umum sebagai pencipta uang giral dan tingkah laku masyarakat dalam menentukan pilihan bentuk kekayaannya seperti uang kartal, uang giral atau time deposit dalam perubahan jumlah uang beredar. Berdasar pada kondisi empirik Indonesia, sejauh mana keterkaitan antara ketiganya masih perlu pengamatan intensif terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar serta berapa jauh kekuatan hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel variabel yang mempengaruhi jumlah uang beredar dalam arti luas (M2 = Ml + time deposite) lebih banyak dan lebih kuat, karena itu penelitian ini didekati melalui M2. Variabel-variabel ekonomi yang mempunyai hubungan erat adalah : Pendapatan Nasional, Tingkat Harga Umum, Tingkat suku bunga domestik, Kredit Restrain, Cadangan Devisa, Defisit APBN dan Angka Pengganda Uang. Ketujuh variabel tersebut bersama-sama mempunyai keeratan hubungan sebesar 99% dengan Pendapatan Nasional sebagai variabel terkuat yang mempengaruhi uang beredar (M2) dengan koefisien elastisitas sebesar 0,9830. Implikasi dari pengamatan terhadap jumlah uang beredar menunjukkan ternyata bahwa faktor non-moneter masih perlu dipertimbangkan dalam menentukan kebijaksanaan terutama kebijaksanaan moneter. Hal ini menunjukkan pula bahwa kebijaksnaan moneter tidak terlepas dari sektor riil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C.355/92 Ilf a
Uncontrolled Keywords: ANTI - INFLATIONARY POLICIES
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ANIEK M ASCHUDAH ILFITRIAH, 048812209UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSAMEKTO HARTOYO, DRS. EC.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Bambang Husodo
Date Deposited: 29 Jul 2013 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 21:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/5227
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item