PERILAKU INOVATIF INDIVIDU DITINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIAL : EFEK MODERASI SELF MONITORING PADA TIM KREATIF MEDIA DI SURABAYA

SILVIA DWI PERMATASARI, 041211231093 (2016) PERILAKU INOVATIF INDIVIDU DITINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIAL : EFEK MODERASI SELF MONITORING PADA TIM KREATIF MEDIA DI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (fulltext)
52578.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

“Innovate or Die” kalimat tersebut semakin mendekati kenyataan pada saat ini. Setelah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), justru terdapat temuan yang ironis bahwa mengacu hasil penelitian dari CIC diketahui hanya sekitar 50% perusahaan yang siap melakukan inovasi. Berdasarkan hasil studi tersebut dapat diketahui pula bahwa inovasi perusahaan sangat bergantung pada perilaku inovasi dari karyawan-karyawannya. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal apa yang membuat seseorang untuk berperilaku inovatif ditinjau dari persepektif sosial. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana atribut-atribut individu yaitu self-monitoring dapat memperkuat atau memperlemah motivasi seseorang untuk berinovasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 87 karyawan tim kreatif media di Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dan dipilih jenis purposive sampling yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS). Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa indikator yang menyusun variabel pada kuesioner telah valid dan seluruh variabel tersebut telah reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support dan group relationship quality memiliki pengaruh signifikan terhadap expected image gains tim kreatif media di Surabaya. Namun perceived organizational support dan group relationship quality tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap expected image risks karyawan. Kemudian supervisor relationship quality tidak berpengaruh secara signifikan baik terhadap expected image gains karyawan maupun expected image risks karyawan tim kreatif media di Surabaya. Selain itu hasil analisis menunjukkan bahwa harapan karyawan untuk mendapat keuntungan citra atau expected image gains juga tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku inovatif karyawan, tetapi justru expected image risks berpengaruh signifikan terhadap perilaku inovatif individu tim kreatif media di Surabaya. Efek moderasi self-monitoring hanya terbukti pada hubungan expected image risks dan perilaku inovatif individu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B. 207-16 Per p
Uncontrolled Keywords: Perceived Organizational Support (POS), supervisor relationship quality, group relationship quality, expected image gains, expected image risks, innovative work behavior, self-monitoring
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
SILVIA DWI PERMATASARI, 041211231093UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNuri Herachwati, Dra. Ec. , M.Si., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 08 Feb 2017 19:41
Last Modified: 15 Jun 2017 18:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/52578
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item