UJI BIOAKTIVITAS ANTIRADIKAL BEBAS DPPH DARI DISPERSI SOLIDA EKSTRAK TERSTANDAR CURCUMAE DOMESTICAE RHIZOMA SECARA INVIVO PADA MUS MULUCUS

RATIZA KATHARINA MUNTU, 059711941 (2002) UJI BIOAKTIVITAS ANTIRADIKAL BEBAS DPPH DARI DISPERSI SOLIDA EKSTRAK TERSTANDAR CURCUMAE DOMESTICAE RHIZOMA SECARA INVIVO PADA MUS MULUCUS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
52838.pdf

Download (235kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tanaman kunyit (Curcuma domestlca Val.) secara invitro telah terbukti mempunyai efek antiradikal bebas karena kandungan kurkuminnya. Penelitian kali ini bertujuan membuktikan efeknya seeara invivo menggunakan hewan eoba meneit (Mus musculus). Tetapi seeara invivo, kurkumin sangat sedikit yang diabsorbsi atau sangat sedikit yang ditemukan komponennya dalam darah setelah semua terekskresi. Untuk meningkatkan absorbsi sebingga tereapai efek terapinya maka pada penelitian ini kurkumin hasil ekstraksi difonnulasi dengan PEG 6000 dengan metode dispersi sol ida. Pertama dilakukan perkolasi serbuk simplisia rimpang C. domestica dengan pelarut Etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh distandarisasi kandungan kurkuminoidnya secara KLT-Densitometri dengan kondisi fase diam Silika Gel GF·254 dan fase gerak Heksana·Etil asetat (J: 1). Kemudian ekstrak dipekatkan, dibagi dua jumlahnya untuk dibuat ekstrak dispersi solida (sebagai bahan uji) dan ekstrak kering (sebagai pembanding). Ekstrak dispersi solida dibuat dengan menambahkan PEG 6000 10 kali j umIah kurkuminoid total yang telah dilarutkan Etanol 96% terlebih dahulu. Lalu ditambah pengering Cab-O-Sil 10% jumlah simplisia, dicampur homogen dan dibiarkan semalam sampai kering. Untuk ekstrak kering, ekstrak pekat langsung ditambah Cab-O·Sil 10% jumlah simplisia. Dieampur homogen, dibiarkan semalam sampai kering. Sebagai kontrol negatif digunakan pembawa dari masing-masing sediaan, yaitu kontrol (-) I : PEG 6000, Cab-O-Sil, CMC-Na 0,5% dan kontrol (.) If : Cab-O-Sil, CMC·Na 0,5%. PenguJian aktiVltas antiradikal bebas pada penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometri dengan konsep peredaman absorbansi dari Difenil Pikril Hidrazil (DPPH) pada A. maksimumnya setelah penambahan senyawa antiradikal bebas. Pola pelaksanaannya dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu uji, pembanding, kontrol (-) Iikontrol uji dan kontrol (-) Wkontrol pembanding yang masing-masing terdiri dari 4 hewan coba (4 replikasi). Masing-masing hewan coba disuntik Heparin 5 uniti20 g meneit di bagian ekor lalu diambil darah waktu ke-O mel al ui ekor sebanyak 50 !II. Setelah itu diberi sediaan peroral dengan dosis 86,4 mg serbuk simplisiaJ20 g meneit ('" 24 g serbuk simplisiaJ50 kg manusia). Pada waktu ke-30, 60, 90, 120 dan 180 menit setelah pemberian sediaan, mencit diambil darahnya sebanyak 50 !II. Darah tersebut diencerkan dcngan aquades ad 600 1-1-1, dipipet 50 1-1-1 dan ditambahkan aquades lagi ad 600 1-1-1. Sebagai sampeJ ditambah farutan DPPH 0,005% 2,4 ml dan sebagai blanko ditambah Etanol 96% p.a. 2,4 ml lalu divortex, disentrifus, diambil filtratnya untuk diperiksa pada Spektrofotometer pada}, 503, 523 dan 543 run. Absorbansi sampe\ yang diperoleh dikurangi absorbansi blanko lalu dihitung % peredamannya dengan rumus yang tersedia. Hasil pada masingmasing kelompok perlakuan dibuat kurva antara waktu pengambilan darah vs % peredaman lalu dihitung harga AVC dengan rumus trapesium. Harga AVC yang diperoleh yaitu : bahan uji (ekstrak dispersi solida) =9262,50 ,%CV=12,90 pembanding (ekstrak kering) = 8726,25 % redamanimenit,%CV =7,63 , kontrol uji=7208,55 %redamanlmenit, %CV=15,24 dan kontrol pembanding 7674,34 % redamanlmenit, %CV=11,2L Data yang diperoleh dianalisis statistik Anava One Way, dinyatakan bahwa ada perbedaan bennakna antarkelompok yang dibandingkan pada n=0,05. Setelah melalui uji LSD, diketahui bahwa uji (ekstrak dispersi solida) berbeda seeara bermakna dengan kontrol bahan uji, pembanding (ekstrak kering) tidak berbeda seeara bermakna dengan kontrol pembanding dan antara bahan uji dengan pembanding juga tidak berbeda secara bermakna. Dari hasH analisis statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa ada efek antiradikal bebas DPPH dari rimpang Curcuma domestica Val. secara invivo pada Mus musculus. Penambahan PEG 6000 0:10 jumlah kurkuminoid total) pada ekstrak Curcuma domes/ica Val. dengan metode dispersi solida temyata tidak memberikan efek pada peningkatan daya antiradikal bebas darah hewan coba dibanding ekstrak kering tanpa penambahan PEG 6000

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 FF 75-02 Mun u FILE FULLTEXT TIDAK TERSEDIA
Uncontrolled Keywords: FREE RADICALS; PLANTS EXTRACT
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
RATIZA KATHARINA MUNTU, 059711941UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNOOR IFANSYAH, Dr.,AptUNSPECIFIED
ContributorACHMAD FUAD HAFID, Drs.M.S., AptUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 15 Feb 2017 23:08
Last Modified: 19 Jun 2017 17:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/52838
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item