HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI MAHASISWA FISIOTERAPI UNIVERSITAS AIRLANGGA

Fajrin Gumilar, 151510283034 (2016) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI MAHASISWA FISIOTERAPI UNIVERSITAS AIRLANGGA. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FV.TA.FST.03-16 Gum h aBSTRAK.pdf

Download (443kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
FV.TA.FST.03-16 Gum h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Kebugaran kardiorespirasi pada dewasa muda merupakan faktor penting pada perkembangan kardiovaskuler saat usia menjelang senja. Rendahnya kebugaran kardiorespirasi saat usia dewasa muda dapat meningkatkan faktor resiko terjadinya penyakit kardiovaskular pada usia senja. Salah satu komponen kebugaran kardiorespirasi adalah komposisi tubuh yang dapat dinilai dengan indeks massa tubuh. Nilai IMT yang tinggi disebabkan karena adanya ketidakseimbangan energi, yaitu energi yang masuk lebih besar daripada yang dikeluarkan, hal tersebut dapat menyebabkan penurunan kebugaran kardiorespirasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh terhadap daya tahan kardiorespirasi pada mahasiswa fisioterapi Universitas Airlangga. Metode Penelitian: Mahasiswa perempuan dengan total 31 partisipan, mula-mula diukur tinggi badan, berat badan dan indeks massa tubuh untuk mengetahui subjek yang memiliki IMT normal – obesitas, dihitung menggunakan rumus berat badan (kg)/(tinggi badan (m))2. Pengukuran VO2max dengan satuan ml/kg/min diukur menggunakan Multistage Fitness Test, dan untuk analisis korelasi menggunakan Spearman’s rho. Hasil: Dengan total responden 31 orang perempuan dengan rentang usia 18-25 tahun dan rata-rata usia adalah 19,23 ± 1,00. Rata-rata indeks massa tubuh responden adalah 24,39 ± 2,91, dan rata-rata VO2max yang dimiliki responden adalah 28,6 ± 4,18. Pada uji Spearman’s rho test didapatkan ada korelasi negatif yang signifikan dan bersifat sedang antara indeks massa tubuh dengan daya tahan kardiorespirasi dengan -0,531 (p = 0,02). Kesimpulan: Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan daya tahan kardiorespirasi pada mahasiswa perempuan dan hubungan bersifat sedang. Jadi, semakin tinggi indeks massa tubuh yang dimiliki, maka semakin rendah kebugaran kardiorespirasinya, begitu pula sebaliknya. Kata Kunci: Indeks massa tubuh, daya tahan kardiorespirasi, Multistage Fitness Test

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.TA.FST.03-16 Gum h
Uncontrolled Keywords: Indeks massa tubuh, daya tahan kardiorespirasi, Multistage Fitness Test
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Alih Jenjang Fisioterapi
Creators:
CreatorsEmail
Fajrin Gumilar, 151510283034UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAndriati, dr.,Sp.KFRUNSPECIFIED
ContributorIna Mardiana, SST.FTUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 16 Feb 2017 19:17
Last Modified: 16 Feb 2017 19:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/52901
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item