KAJIAN VARIASI DOSIS DAN INTENSITAS PEMBERIAN BIOFERTILIZER DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN TERONG HIJAU (Solanum melongena L. var. kenari) PADA MEDIA TANAM POLYBAG

AHMAD RAFDI WIHARJA, 081211433013 (2016) KAJIAN VARIASI DOSIS DAN INTENSITAS PEMBERIAN BIOFERTILIZER DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN TERONG HIJAU (Solanum melongena L. var. kenari) PADA MEDIA TANAM POLYBAG. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
MPB 84-16 Wih k ABSTRAK.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
53239.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan dengan pemberian variasi dosis dan intensitas pemberian biofertilizer terhadap produktivitas tanaman terong hijau (Solanum melongena L. var. kenari) pada media tanam polybag. Penelitian ini bersifat ekperimental dengan menggunakan rancangan acak faktorial (RAF). Terdiri atas perlakuan kontrol, variasi dosis dan frekuensi pemberian biofertilizer. Kontrol negatif (tanpa pemberian biofertilizer dan NPK), positif (5 g NPK), P5 (5 mL biofertilizer), P10 (10 mL), dan P15 (15 mL), yang diberikan pada tanaman dengan frekuensi pemberian 1 kali selama masa tanam (F1), 2 kali (F2) dan 3 kali (F3), setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Biofertilizer yang dipakai mengandung mikroba terdiri atas Azospirillum sp., Azotobacter sp., Rhizobium sp., Bacillus megaterium, B. licheniformis, Pseudomonas fluorescens, P. putida, Cellulomonas sp., Lactobacillus plantarum, dan S. cerevisiae. Parameter pertumbuhan yaitu tinggi tanaman, panjang akar, biomassa tanaman, dan akar kemudian jumlah buah dan berat buah untuk produktivitas. Distribusi data berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov dan uji Levene test menunjukkan beberapa data normal dan homogen. Maka dilakukan uji Two Way ANOVA (Analysis Of Varians) dengan derajat signifikansi 5%. Kemudian dilakukan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan Games-Howell untuk membandingkan beda antar perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa pemberian variasi dosis dan kombinasi dosis dan frekuensi berpengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman terong hijau. Hasil terbaik untuk variasi dosis biofertilizer terlihat pada P10 dengan nilai rerata tinggi tanaman 27.12±10.29 cm/tanaman, panjang akar 13.76±5.66 cm/tanaman, dan biomassa tanaman 25.75±7.06 gr/tanaman, biomassa akar pada P5 2.18±0.65 gr/ tanaman. Kombinasi dosis dan frekuensi pada P10F3 untuk parameter tinggi 31.25±11.30, panjang akar 18.53±3.40 cm/tanaman, biomassa tanaman pada P5 yaitu 26.25±13.75 gr/tanaman dan akar pada P5F3 yaitu 2.40±0.42 gr/tanaman dan jumlah buah yaitu P10F3 7 buah/tanaman, dan P5F3 berat buah total yaitu 141 gr/tanaman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB 84/16 Wih k
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD194-195 Environmental effects of industries and plants
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsEmail
AHMAD RAFDI WIHARJA, 081211433013UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTini Surtiningsih, Prof.Dr.Ir., DEA.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 21 Feb 2017 19:59
Last Modified: 21 Jun 2017 19:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/53239
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item