PENGARUH KETERSEDIAAN UNSUR Cu PADA MEDIA DAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP JUMLAH Chlorella pyrenoidosa

ELLI SETIA ROSANA, 08.210921 (1997) PENGARUH KETERSEDIAAN UNSUR Cu PADA MEDIA DAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP JUMLAH Chlorella pyrenoidosa. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
53462.pdf

Download (125kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Chlorella pyrenoidosa merupakan mikroalga dari golongan alga hijau (Chlorophyceae) yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Secara komersial sering digunakan baik sebagai bahan makanan, energi biomassa. pupuk pertanian, industri farmasi dan pengurangan kadar pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan kadar unsur Cu, intensitas cahaya dan interaksi antara unsur Cu dengan intensitas cahaya terhadap jumlah sel C. pyrenoidosa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Haret-Juni 1997 di Laboratorium Biologi Reproduksi Fakultas Hatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Airlangga. Chlorella pyrenoidosa diberi perlakuan dengan kadar CuS04 0,8 ppm; 4,16 ppm; 7,52 ppm; 10,88 ppm; 14,24 ppm dengan kombinasi perlakuan intensitas cahaya 1000 lUX, 1500 lux, dan 2000 lux. Parameter yang digunakan adalah jumlah sel C. pyrenoidosa selama 14 hari dihitung dengan alat haemositometer. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan uji F. Setiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. UntUk mengetahui perlakuan mana yang paling berpengaruh digunakan plot grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang nyata pada pemberian kadar CuS04 dan intensitas cahaya yang berbeda terhadap jumlah sel C. pyrenoidosa. Peningkatan kadar CuS04 mengakibatkan penurunan jumlah sel C. pyrenoidosa, sedangkan peningkatan intensitas cahaya mengakibatkan peningkatan jumlah sel C. pyrenoidosa . Tetapi interaksi antara kadar CuS04 4,16 ppm dan intensitas cahaya 2000 lux menghasilkan ~umlah sel C. pyrenoidosa paling banyak yaitu 39,17.10 sel/ml. Sedangkan kadar CuS04 14,24 ppm dan intensitas cahaya 2000 lux menyebabkan penurunan jumlah sel C. pyrenoldosa yang paling cepat yaitu pada hari ke-7.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: kk mpb 18.97 ros p
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ELLI SETIA ROSANA, 08.210921UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH.A. Soeparmo, Prof. Drs , MSUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email nafisa@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 23 Feb 2017 17:36
Last Modified: 03 Jul 2017 18:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/53462
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item