STRUKTUR, MAKNA, DAN FUNGSI MANTRA DALAM TRADISI UPACARA LARUNG SESAJI SATU SURO DI TELAGA NGEBEL KABUPATEN PONOROGO

MERINA FIKA ANJANI, 121211132050 (2016) STRUKTUR, MAKNA, DAN FUNGSI MANTRA DALAM TRADISI UPACARA LARUNG SESAJI SATU SURO DI TELAGA NGEBEL KABUPATEN PONOROGO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (289kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FS. BI. 75-16 Anj s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur, makna, dan fungsi mantra dalam setiap prosesi Upacara Larung Sesaji Satu Suro di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipan pasif, wawancara dengan narasumber menggunakan teknik rekam, teknik catat, dan data pustaka yang berbentuk sumber data primer dan sumber data sekunder. Data akan dianalisis berdasarkan struktur, makna, dan fungsi mantra. Struktur dianalisis menggunakan teori struktur berdasarkan enam unsur pembentuk mantra. Makna dianalisis menggunakan teori semiotika, dan fungsi dianalisis menggunakan teori fungsi William R. Boscom. Hasil penelitian ini yaitu mantra dalam tradisi Upacara Larung Sesaji di Telaga Ngebel ini memakai dua bahasa yaitu bahasa Jawa dan bahasa Arab. Struktur dalam mantra memiliki tiga kategori, yaitu: pembuka, isi, dan penutup yang mencakup beberapa unsur, yaitu unsur pembuka, unsur niat, unsur sugesti, unsur tujuan, dan unsur penutup. Struktur dari mantra dapat melahirkan suatu makna yaitu sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT, dan sebagai bentuk penghormatan kepada penunggu gaib di Telaga Ngebel. Oleh karena itu, makna mantra memiliki beberapa fungsi dalam masyarakat, antara lain: (1) fungsi mantra sebagai sistem proyeksi; (2) fungsi mantra sebagai alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan; (3) fungsi sebagai alat pendidikan anak (pembelajaran); dan (4) fungsi mantra sebagai alat pemaksa dan pengawas agar norma-norma masyarakat akan selalu dipatuhi oleh anggota kolektifnya (nasihat).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 75-16 Anj s
Uncontrolled Keywords: Struktur, Makna, Fungsi, Mantra, Larung sesaji
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
MERINA FIKA ANJANI, 121211132050UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTubiyono, Drs. , M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 23 Mar 2017 16:20
Last Modified: 23 Mar 2017 16:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/55257
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item