KEMAMPUAN MEMPRODUKSI BUNYI UJARAN BAGI PENDERITA DISARTRIA SPASTIS DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK

Delia Novitasari, 121211133003 (2016) KEMAMPUAN MEMPRODUKSI BUNYI UJARAN BAGI PENDERITA DISARTRIA SPASTIS DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FS. BI. 81-16 Nov k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kemampuan Memproduksi Bunyi Ujaran bagi Penderita Disartria Spastis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya: Kajian Psikolinguistik” mendeskripsikan mengenai produksi bunyi ujaran pada penderita disartria di usia 5-9 tahun yang ada di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Disartria merupakan gangguan artikulasi. Skripsi ini bertujuan untuk mengklasifikasikan bunyi ujaran dari penderita disartria spastis menjadi bunyi konsonan dan bunyi vokal. Selain itu, skripsi ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan bunyi-bunyi yang mengalami beberapa tipe gangguan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data linguistik berupa bunyi. Informan yang ada dalam penelitian ini terdiri dari tiga, yaitu P1, P2, dan P3. Pengambilan data dilakukan dengan cara menggunakan alat tes artikulasi dan melakukan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan informan dan menggunakan teknik rekam dan catat. Data yang diperoleh kemudian ditranskripkan dan dianalisis berdasarkan klasifikasinya. Dari hasil analisis data, ditemukan hasil bahwa penderita disartria mengalami gangguan dalam memproduksi bunyi konsonan, sedangkan untuk bunyi vokal tidak mengalami gangguan. Adapun bunyi konsonan yang dimaksud, meliputi bunyi [b], [p], [m], [w], [v], [f], [d], [t], [z], [s], [n], [r], [l], [j], [c] ,[ñ], [y], [g], [k], [ŋ], [h], dan [Ɂ]. Dari data-data bunyi yang didapat, diketahui bahwa penderita disartria mengalami gangguan yang dinamakan substitusi (penggantian), omisi (penghilangan), distorsi (pengacauan), dan adisi (penambahan). Beberapa tipe gangguan tersebut dapat terjadi karena penderita disartria tersebut tidak dapat memproduksi bunyi yang terdapat pada stimulus dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 81-16 Nov k
Uncontrolled Keywords: psikolinguistik, penderita disartria, produksi bunyi ujaran, dan RSUD Dr. Soetomo Suarabaya
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P1-1091 Philology. Linguistics(General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Delia Novitasari, 121211133003UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorLuita Aribowo, Dr. , S.S., M.A.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 29 Mar 2017 21:21
Last Modified: 29 Mar 2017 21:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/55574
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item