DETERMINAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN : PENGUJIAN TEORI FRAUD DIAMOND

LAILATUL MUFIDAH, 041113121 (2015) DETERMINAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN : PENGUJIAN TEORI FRAUD DIAMOND. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-mufidahlai-38328-5.abstr-k.pdf

Download (265kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang berpengaruh (determinan) terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori fraud diamond dari Wolfe and Hermanson (2004), dimana terdapat empat faktor yang mempengaruhi kecurangan laporan keuangan yaitu tekanan (pressure), peluang (opportunity), rasionalisasi (rationalization) dan kemampuan (capability) dan dikenal sebagai fraud diamond. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan tahun pengamatan 2011-2013. Penelitian ini menggunakan teknik regresi logistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan dan peluang berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan penelitian ini masih belum bisa membuktikan hubungan antara rasionalisasi dan kemampuan dengan kecurangan laporan keuangan. Implikasi dalam penelitian ini berupa implikasi teoritis dan implikasi praktis. Implikasi teoritis dalam penelitian ini adalah untuk menyempurnakan pengetahuan akademis terkait faktor-faktor yang menyebabkan kecurangan laporan keuangan. Implikasi praktis dalam penelitian ini adalah perusahaan harus mempersiapkan dana lebih guna memberikan reward atau hadiah kepada karyawan atau manajemen berprestasi dan mempersiapkan dana guna memberikan pelatihan atau training dan peningkatan nilai moral kepada karyawan dan manajemen. Implikasi praktis yang kedua adalah perusahaan harus memiliki suatu sistem pengawasan yang baik dan ketat dan memaksimalkan kinerja atau menambahkan jobdesk dari masing-masing supervisor atau manajer di setiap bidang untuk mengawasi dan mengontrol karyawan yang dibawahinya. Implikasi praktis yang ketiga adalah bidang HRD (Human Resources Departement) atau SDM (Sumber Daya Manusia) perusahaan harus memiliki program perekrutan dan syarat perekrutan yang baik dan teliti juga harus mempersiapkan program pengembangan karyawan yang kreatif dan efektif

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A. 190/15 Muf d
Uncontrolled Keywords: FINANCIAL STATEMENTS
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1706-1708 Accounting. Bookkeeping
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
LAILATUL MUFIDAH, 041113121UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDevi S. Kalanjati,, S.E., MAAC., Macc., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 31 Aug 2015 12:00
Last Modified: 30 Aug 2016 04:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/5601
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item