BIOGRAFI HARTOYIK 1945-1958: PEJUANG HIZBULLAH DAN PERANANNYA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN

DENNICE SUNGSANG PRAKARTI, NIM.: 120810464 (2016) BIOGRAFI HARTOYIK 1945-1958: PEJUANG HIZBULLAH DAN PERANANNYA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN. Skripsi thesis, Airlangga University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
KKB KK-2 FS Sej 47_16 Pra b ABSTRAK.pdf

Download (547kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKB KK-2 FS Sej 47_16 Pra b.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penulisan ini mengambil tema biografi tokoh pejuang Hartoyik di Indonesia, antara tahun 1945 hingga tahun 1958. Skripsi ini akan melihat bagaimana perjuangan Hartoyik dalam Masa Revolusi sampai mau menginjak masa Orde baru. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode sejarah yang terdiri dari pengumpulan data (heuristik), verifikasi (pengklasifikasian sumber), interpreatsi dan historiografi. Data-data yang banyak digunakan adalah arsip pribadi Hartoyik, arsip dewan harian angkatan 1945 dan Wawancara dengan tokoh pejuang Hartoyik. perihal pendukung penusisan Biografi Hartoyik juga di dukung buku-buku yang sezamana. Penelitian ini menemukan fakta bahwa peran pejuang tidak lepas dari pengaruh militer dan politik di pemerintahan pada masa Revolusi sampai pada masa demokrasi, hal tersebut dibuktikan dengan adanya pemberontakan-pemberontakan yang terekam oleh bukti sejarah di buku-buku, selain itu peran pejuang juga di dominasi oleh keputusan-keputusan pimpinan kesatuan untuk pelaksaan perjuangan di indonesia. Hal tersebut mengindikasikan adanya hegemoni militer disegala lini kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk sosial, politik, ekonomi dan kebudayaan. Salah satu cara melalui peringatan 17 agustus untuk mengenang perjuangan para pahlawan untuk meningkatkan jiwa patriotisme dan ke utuhan Negara Indonesia. Dan tidak lupa untuk menganang jasa para pahlawan juga melalui memoar, film, museum, buku-buku pelajaran sekolah dan pendirian monumen-monumen pejuang yang didedikasikan kepada para Pejuang. Pendirian monumen militer pada masa Orde Baru marak terjadi di Indonesia, artinya Orde Baru berusaha membangun persepsi di mata masyarakat yang bertujuan untuk mempromosikan peranan pejuang yang begitu besar selama periode revolusi kemerdekaan. Langkah Orde Baru untuk membuat monumen pejuang yaitu dengan cara menciptakan pahlawan-pahlawan lokal yang berlatar belakang militer dengan membuat suatu rekaman peristiwa kepahlawanan yang dapat diterima masyarakat pada umumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS Sej 47/16 Pra b
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CT Biography
H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc > HS1-3371 Societies: secret, benevolent, etc. > HS1501-2460.7 Other societies. By classes > HS2301-2460.7 Political and "patriotic" societies
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DENNICE SUNGSANG PRAKARTI, NIM.: 120810464UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ConsultantEni Sugiarti, S.S., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 20 Apr 2017 19:44
Last Modified: 20 Apr 2017 19:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/56732
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item