PENGARUH PEMBERIAN RAT BONE MARROW STEM CELL PADA TIKUS MODEL SINDROMA OVARIUM POLI KISTIK TERHADAP FAS LIGAND DAN INDEKS APOPTOSIS

Salmon Charles P T Siahaan, dr. (2016) PENGARUH PEMBERIAN RAT BONE MARROW STEM CELL PADA TIKUS MODEL SINDROMA OVARIUM POLI KISTIK TERHADAP FAS LIGAND DAN INDEKS APOPTOSIS. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
PPDS.OBG. 05-16 Sia p abstrak.pdf

Download (27kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS.OBG. 05-16 Sia p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan: Penelitian pengaruh ratbone marrow stem cell pada tikus model SOPK melalui perbaikan apoptosis sel granulosa. Penelitian ini bertujuan membandingkan gambaran ekspresi fas ligan dan indeks apoptosis pada ovarium tikus normal, tikus model SOPK dan tikus model SOPK setelah diberikan Rat Bone Marrow Stem Cell. Metode: Penelitian ini dengan rancangan ekspreimental dengan desain post test only control group design yang dilakukan pada tikus model SOPK. Subyek penelitian adalah tikus model SOPK yang dibuat di laboratorium fakultas kedokteran hewan universitas Airlangga, dan sel punca yang dibuat di institute Tropical Disease. Besar sampel penelitian berdasarkan formula Federer’s dengan jumlah 9 tikus/kelompok kemudian dilakukan pembagian tiga kelompok menjadi tikus tanpa perlakuan, tikus model SOPK dan tikus model SOPK dengan sel punca. Variabel terikat pada penelitian ini adalah ekspresi fas ligan dan indeks apoptosis. Penelitian dilakukan pada bulan januari sampai dengan Mei 2016. Analisis data penelitin ini apabila distiribusi normal menggunakan uji Anova. Apabila tidak normal maka dilakukan uji non parametric Kruskal Wallis. Hasil: Karakteristik subyek penelitian berdasarkan usia tikus dan berat tikus dalam distribusi normal, kemudian berdsarkan hasil uji one sample Kolmogorov- Smirnov didapatkan bahwa untuk berat badan tikus tidak didapatkan perbedaan bermakna (P=0,924) dan untuk usia tikus tidak didapatkan perbedaan bermakna (p= 0,556). Dari hasi analisis statistik ini kami dapakan bahwa subyek penelitian kami homogeny dengan distribusi normal. Ekspresi fas ligan pada ketiga kelompok penelitian, berada dalam distribusi normal dan tidak didapatkan perbedaan bermakna (p=0,002). Perubahan indeks apoptosis untuk ke-3 kelompok penelitian juga berada pada distribusi normal dan tidak terdapat perbedaan bermakna (p= 0,002). Kemudian kami melakukan analisis terhadap multi variat dengan masing masing kategori untuk mengetahui pengaruh lebih lanjut. Perbandingan ekspresi fas ligan dan indeks apoptosis antara tikus tanpa perlakuan dan tikus model SOPK (1,6000+ 1,126 vs 3,377 + 1,065, p= 0,001; 2,533 + 1,322 vs 5,822 + 2,892, P=0,001), dari analisis ini terdapat perbedaan bermakna antara ekspresi fas ligan dan indeks apoptosis pada tikus perlakuan dan tikus model SOPK. Perbandingan ekspresi Fas ligan dan indeks apoptosis pada tikus model SOPK dan tikus model SOPK dengan sel punca ( 3,377+ 1,065 vs 0,933 + 0,529, p<0,0001; 5,822 + 2,892 vs 1,400 + 0,812, p<0,0001). Terdapat perbedaan bermkna antara ekspresi fas ligan dan indeks apoptosis antara tikus model SOPK dan tikus model SOPK dengan sel punca. Perbandingan antara tikus tanpa perlakuan dengan tikus model SOPK dengan sel punca (1,6000+ 1,126 vs 0,9333 + 0,529, p= 0,148; 2,533 + 1,322, p= 0,148 vs 1,400 + 0,812, p= 0,217), menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara tikus tanpa perlakuan dan tikus model SOPK dengan sel punca. Korelasi antara penurunan ekspresi fas ligan dan indeks apoptosis ini memeliki korelasi yang sangat kuat (R= 0,94286) dan terdapat perbedaan yang bermakna antara ke 3 kelompok penelitian (0,0048). Kesimpulan: Terdapat penurunan ekspresi fas ligan pada pemeberian rat bone marrow stem cell pada tikus model SOPK sampai mendekati nilai normal. Terdapat penurunan indeks apoptosis pada pemberian rat bone marrow stem cell pada tikus model SOPK sampai mendekati nilai normal. Terdapat korelasi yang kuat antara ekspresi fas ligan dan pengaruhnya terhadap indeks apoptosis. Kata Kunci : SOPK, sel punca, apoptosis, fas ligan

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.OBG. 05-16 Sia p
Uncontrolled Keywords: SOPK, sel punca, apoptosis, fas ligan
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG159-208 Functional and systemic disorders. Endocrine gynecology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kebidanan dan Kandungan
Creators:
CreatorsEmail
Salmon Charles P T Siahaan, dr.UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBudi Santoso, Prof Dr. H., dr. SpOG (K)UNSPECIFIED
ContributorPrajitno Prabowo, Prof R, dr. SpOG (K)UNSPECIFIED
ContributorWidjiati, Dr., drh, M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 01 May 2017 20:32
Last Modified: 01 May 2017 20:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/56978
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item