PERBANDINGAN ANTARA HASIL PEMERIKSAAN DALAM DAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) DENGAN HISTOPATOLOGI UNTUK MENDETEKSI INFILTRASI PARAMETRIUM PADA PASIEN KANKER SERVIKS STADIUM IIB YANG DINYATAKAN OPERABEL PASCA PEMBERIAN KEMOTERAPI NEOAJUVAN DILANJUTKAN DENGAN OPERASI RADIKAL HISTEREKTOMI DI RSUD Dr. SOETOMO TAHUN 2014-2015

Bagus Mukti Wibowo, dr. (2016) PERBANDINGAN ANTARA HASIL PEMERIKSAAN DALAM DAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) DENGAN HISTOPATOLOGI UNTUK MENDETEKSI INFILTRASI PARAMETRIUM PADA PASIEN KANKER SERVIKS STADIUM IIB YANG DINYATAKAN OPERABEL PASCA PEMBERIAN KEMOTERAPI NEOAJUVAN DILANJUTKAN DENGAN OPERASI RADIKAL HISTEREKTOMI DI RSUD Dr. SOETOMO TAHUN 2014-2015. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
PPDS.OBG. 08-16 Wib p abstrak.pdf

Download (173kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS.OBG. 08-16 Wib p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kanker Serviks masih menjadi penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita di dunia. Angka kematian akibat kanker serviks di seluruh dunia di tahun 2013 sebanyak 266.000 pasien (dari 528.000 kasus baru). Di RS Dr. Soetomo tahun 2011-2013 didapatkan penderita kanker serviks IIB pasca kemoterapi neoajuvan yang dinyatakan operabel total 49 kasus dilanjutkan dengan operasi radikal histerektomi. Dalam menentukan operabilitas menggunakan evaluasi pemeriksaan dalam dan pemeriksaan MRI. Tujuan : Membandingkan antara hasil pemeriksaan dalam dengan pemeriksaan MRI pada kanker serviks IIB pasca kemoterapi neoajuvan operabel dengan hasil Histopatologi pasca operasi radikal histerektomi dalam mendeteksi infiltasi parametrium. Metode : Dengan metode Uji Diagnostik. Periode bulan Januari 2014 – Desember 2015. Dengan menggunakan data sampel dari rekam medis di Poli Onkologi Kandungan RS. Dr. Soetomo. Jumlah sampel adalah Total sampling. yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil Penelitian : Didapatkan jumlah sampel pasien sebanyak 28 kasus. Untuk mendeteksi infiltrasi parametrium dari hasil Pemeriksaan Dalam didapatkan Sensitivitas (-), Spesifitas 100% (79,9-100%), Nilai Prediktif Positif (-), Nilai Prediktif Negatif 71,4% (51,1-86%), Nilai Akurasi 71,4%, Harga P Value: 0,008 (P < 0,05). Dari Hasil Pemeriksaan MRI didapatkan Sensitivitas 100% (59,8-100%), Spesifitas 65% (40,9-83,7%), Nilai Prediktif Positif 53,3% (27,4-77,7%), Nilai Prediktif Negatif 100% (71,6-100%), Nilai Akurasi 75%, Harga P Value: 0,016 (P < 0,05). Kesimpulan : Untuk mendeteksi infiltrasi parametrium pada penderita kanker serviks IIB yang dinyatakan operabel pasca pemberian kemoterapi neoajuvan dari hasil Pemeriksaan MRI memiliki nilai akurasi sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan hasil Pemeriksaan Dalam. Kata Kunci : Kanker Serviks, Magnetic Resonance Imaging, Histopatologi, Infiltrasi Parametrium.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.OBG. 08-16 Wib p
Uncontrolled Keywords: Kanker Serviks, Magnetic Resonance Imaging, Histopatologi, Infiltrasi Parametrium.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kebidanan dan Kandungan
Creators:
CreatorsEmail
Bagus Mukti Wibowo, dr.UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBrahmana Askandar, Dr., dr., SpOG (K)UNSPECIFIED
ContributorLies Mardiyana, dr., SpRAD (K)UNSPECIFIED
ContributorFaroek Hoesin, dr., SpPA (K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 01 May 2017 20:58
Last Modified: 01 May 2017 20:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/56981
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item