POTENSI PROLIFERASI STEM CELL FROM HUMAN EXFOLIATED DECIDUOUS TEETH (SHED) PADA SCAFFOLD KARBONAT APATIT DAN HIDROKSIAPATIT SEBAGAI ALTERNATIF REKAYASA JARINGAN OSTEOGENIK

RIANITA RAMADHANI, 021318046305 (2016) POTENSI PROLIFERASI STEM CELL FROM HUMAN EXFOLIATED DECIDUOUS TEETH (SHED) PADA SCAFFOLD KARBONAT APATIT DAN HIDROKSIAPATIT SEBAGAI ALTERNATIF REKAYASA JARINGAN OSTEOGENIK. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
PPDGS. PGA. 04-16 Ram p abstrak.pdf

Download (37kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDGS. PGA. 04-16 Ram p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: Stem cell from Human Exfoliated Deciduous Teeth (SHED) merupakan sumber stem sel yang mudah didapat dan ideal untuk perbaikan struktur gigi yang rusak, regenerasi tulang, dan terapi trauma jaringan saraf atau penyakit degeneratif. Untuk memfasilitasi pertumbuhan dan meningatkan regenerasi sel oleh stem sel, dibutuhkan biomaterial yang berfungsi sebagai scaffold. Scaffold yang secara luas telah digunakan di bidang kedokteran gigi yaitu hidroksiapatit dan karbonat apatit yang memiliki biokompatibilitas baik terhadap tubuh manusia. Tujuan: Untuk mempelajari proliferasi SHED pada karbonat apatit dan hidroksiapatit sebagai kandidat biomaterial dalam teknik rekayasa jaringan tulang. Metode: Diawali dengan proses isolasi sel pulpa gigi sulung, dengan melakukan ekstraksi pada gigi sulung. Gigi dipotong melintang dengan bur fissure yang telah disterilkan, kemudian diambil jaringan pulpa dan dimasukkan dalam medium kultur falcon tube 15 ml. SHED yang telah confluent kemudian diinteraksikan pada 2 macam scaffold yaitu karbonat apatit dan hidroksiapatit lalu disimpan selama 7 hari. Perlekatan dan proliferasi SHED dilihat menggunakan SEM. Hasil: Rata – rata jumlah perlekatan SHED pada karbonat apatit adalah 2,50 dan pada hidroksiapatit 6,50 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Perlekatan dan proliferasi SHED yang ditemukan terjadi lebih banyak pada hidroksiapatit dibandingkan dengan karbonat apatit. Kata kunci: stem sel, karbonat apatit, hidroksiapatit, scaffold

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDGS. PGA. 04-16 Ram p
Uncontrolled Keywords: stem sel, karbonat apatit, hidroksiapatit, scaffold
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Ilmu Kedokteran Gigi Anak
Creators:
CreatorsEmail
RIANITA RAMADHANI, 021318046305UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEls S. Budipramana, drg., MS., Sp.KGA(K)UNSPECIFIED
ContributorSeno Pradopo, Prof., drg., SU.Ph.D., Sp.KGA(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 03 May 2017 19:35
Last Modified: 03 May 2017 19:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57065
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item