PENGARUH KOMBINASI BIOFILTER Gracilaria sp, ZEOLIT DAN ARANG AKTIF TERHADAP LOGAM BERAT TIMBAL (Pb)

M RAMADHAN ASHARI, 140911127 (2016) PENGARUH KOMBINASI BIOFILTER Gracilaria sp, ZEOLIT DAN ARANG AKTIF TERHADAP LOGAM BERAT TIMBAL (Pb). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PK BP 116-16 Ash p-Abstrak.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
PK BP 116-16 Ash p.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pencemaran lingkungan selalu menjadi masalah yang sangat besar bagi masyarakat karena menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan makhluk hidup di dalam ekosistem. Pencemaran perairan berhubungan dengan limbah industri, hal tersebut berdampak pada kualitas dan kuantitas perairan. Salah satu hal yang perlu dilakukan dalam pengendalian dan pemantauan dampak lingkungan terutama pencemaran logam berat Timbal (Pb) (Arisandy, 2012). Timbal (Pb) termasuk logam berat “trace metals” karena mempunyai berat jenis lebih dari lima kali berat jenis air, sehingga bisa dikatakan daya larutnya bersifat pasif (Kusnoputranto, 1996), mempunyai daya translokasi yang rendah mulai dari akar sampai organ tumbuhan lainnya (Hamzah dan Setiawan, 2010). Zeolit merupakan bahan yang paling sering digunakan dalam pengendalian bahan pencemar, mineral aluminosilikat yang sering digunakan sebagai penyaring molekul, penukar kation, serta katalis (Handayani, 2009). Salah satu cara pengolahan limbah adalah menggunakan arang aktif dan tanaman air (Alimsyah dan Damayanti, 2013), dalam kasus ini, rumput laut. Arang aktif memiliki kemampuan mereduksi air limbah dengan kapasitas dan daya serap yang cukup besar, namun memiliki harga yang relatif mahal sehingga masyarakat cenderung menggunakan arang non-aktif terutama yang berasal dari tempurung kelapa yang harganya relative lebih murah (Alimsyah dan Damayanti, 2013). Rumput laut juga digunakan sebagai biofilter sekaligus sebagai shelter terhadap sinar matahari dan hasil produksi sampingan sedang dikembangkan saat ini (Widyorini, 2010). Rumput laut yang paling sering digunakan sebagai biofilter adalah Gracilaria sp. Menurut Bambang (2006) potensi yang dimiliki oleh Gracilaria sp ini dapatlah kiranya menjadikan tanaman ini sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi kualitas perairan laut atau payau secara biologi (biofilter) dalam kegiatan budidaya perikanan. Kombinasi biofilter Gracilaria sp, Zeolit dan Arang aktif memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap penurunan konsentrasi logam berat timbal (Pb). Kombinasi biofilter Gracilaria, Zeolit dan Arang aktif ini tercatat memiliki kisaran 0,0002-0,945 ppm. Perlakuan terbaik dalam menurunkan konsentrasi logam berat timbal (Pb) terdapat pada perlakuan E kombinasi air laut (5 liter0 + timbal (PbNO3) (1ppm) + Gracilaria sp (500 gram) + Zeolit (100 gram) + Arang aktif (100 gram) yang mampu mengeliminasi konsentrasi logam berat timbal (Pb) hingga 92% (1 ppm) dalam waktu tujuh hari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 116-16 Ash p
Uncontrolled Keywords: BIOFILTER Gracilaria sp, ZEOLITE , CHARCOAL ACTIVATED, HEAVY METAL LEAD (Pb).
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD172-193.5 Environmental pollution
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
M RAMADHAN ASHARI, 140911127UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHari Suprapto, Prof. Dr., Ir., M.Agr.UNSPECIFIED
ContributorAgustono, Ir., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 07 May 2017 18:23
Last Modified: 07 May 2017 18:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57181
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item