PENINGKATAN KANDUNGAN β-KAROTEN Dunaliella salina AKIBAT PEMBERIAN INTENSITAS CAHAYA YANG BERBEDA

NOVI SUGIATI, 141111090 (2016) PENINGKATAN KANDUNGAN β-KAROTEN Dunaliella salina AKIBAT PEMBERIAN INTENSITAS CAHAYA YANG BERBEDA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PK BP 122 -16 Sug p-Abstrak.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
PK BP 122 -16 Sug p.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dunaliella salina merupakan alga hijau uniseluler dari kelas Chlorophyta yang dapat tumbuh pada berbagai kondisi lingkungan seperti suhu rendah, salinitas, pH, dan cahaya yang tinggi. Dunaliella salina merupakan salah satu contoh sumber alami β-karoten dan memiliki sel yang lebih besar dibandingkan dengan genus Dunaliella lain, sehingga mampu menghasilkan β-karoten lebih banyak. Dunaliella salina mampu mengakumulasi kandungan β-karoten lebih banyak saat dikultur dalam kondisi stres lingkungan seperti salinitas tinggi, nutrisi rendah dan cahaya yang tinggi. β-karoten banyak digunakan dalam industri makanan, sebagai pewarna aditif dalam budidaya perikanan dan sebagai antioksidan dalam bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kandungan β-karoten pada D. salina akibat intensitas cahaya yang berbeda dan untuk mengetahui intensitas cahaya terbaik yang dapat menghasilkan kandungan β-karoten tertinggi pada D. salina. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Perlakuan yang digunakan adalah intensitas cahaya yang berbeda, yaitu A (700 lux), B (2.200 lux), C (3.700 lux) dan D (5.200 lux) dengan lima ulangan pada setiap perlakuan. Parameter utama yang diamati adalah kandungan β-karoten D. salina. Parameter pendukung yang diamati adalah pertumbuhan kepadatan sel D. salina dan kualitas air seperti suhu, pH, dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan intensitas cahaya dapat meningkatkan kandungan β-karoten D. salina. Intensitas cahaya maksimal untuk memperoleh kandungan β-karoten D. salina tertinggi adalah pada intensitas cahaya 5.200 lux dengan kandungan sebanyak 0,0087 ml/L. Berdasarkan hasil tersebut, perlu dilakukan penelitian mengenai intensitas cahaya yang lebih tinggi,yang masih mampu ditolerir untuk pertumbuhan agar menghasilkan kandungan β-karoten D. salina yang lebih banyak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 122-16 Sug p
Uncontrolled Keywords: β-Carotene,Dunaliella salina
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
NOVI SUGIATI, 141111090UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dewi Masithah, Dr., Ir., M.P.UNSPECIFIED
ContributorWahju Tjahjaningsih, Ir., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 07 May 2017 21:40
Last Modified: 08 May 2017 16:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57210
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item