PENGARUH PENYIMPANAN PADA BERBAGAI BAHAN KIMIA TERHADAP KERUSAKAN SPORA Myxobolus koi

AGUS NAZARUDDIN YAHYA, 141111038 (2016) PENGARUH PENYIMPANAN PADA BERBAGAI BAHAN KIMIA TERHADAP KERUSAKAN SPORA Myxobolus koi. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PK.BP 70-16 Yah p ABSTRAK.pdf

Download (48kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK.BP 70-16 Yah p SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (558kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Myxobolus koi merupakan parasit yang menyebabkan penyakit penyakit Myxobolusis. Parasit ini sangat sulit ditangani dengan prevalensi mencapai 91%. Kerusakan spora merupakan salah satu kendala dalam pengembangan penelitian tentang pengendalian penyakit ini. Sehingga dalam proses penyimpanan spora selama penelitian, spora akan disimpan menggunakan media alkohol 70% (C2H6O), formaldehida 0,1% (CH2O), dan kalium bikromat 2% (K2Cr2O7) dan akan diamati kerusakan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan kimia pengawet terhadap kerusakan spora dan untuk mengetahui bahan kimia yang paling efektif mengawetkan spora selama proses penyimpanan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan percobaan. Terdapat tiga perlakuan yang berbeda diantaranya yaitu perlakuan A menggunakan alkohol 70% (C2H6O), perlakuan B menggunakan formaldehida 0,1% (CH2O), dan perlakuan C menggunakan kalium bikromat 2% (K2Cr2O7). Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali dan disimpan selama 30 hari. Parameter utama yang diamati adalah prosentase kerusakan spora Myxobolus koi. Parameter penunjang adalah tipe kerusakan spora. Analisis data mengguakan Analisis Ragam (ANOVA). Hasil penyimpanan spora menggunakan alkohol 70% (C2H6O), formaldehida 0,1% (CH2O), dan kalium bikromat 2% (K2Cr2O7) selama 30 hari menunjukkan tingkat kerusakan spora yang tidak berbeda nyata di setiap perlakuan yang berarti ketiga perlakuan atau ketiga bahan kimia dapat mengawetkan spora. Hal ini terjadi karena ketiga bahan kimia diatas merupakan larutan fiksatif sehingga dapat mengawetkan spora. Larutan fiksatif dapat menghentikan proses enzimatif sel tubuh untuk mencegah autolysis (Jones, 1989).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP 70/16 Yah p
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture > SB610-615 Weeds, parasitic plants, etc.
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AGUS NAZARUDDIN YAHYA, 141111038UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorGunanti Mahasri, Dr., Ir., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 07 May 2017 21:54
Last Modified: 07 May 2017 21:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57212
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item