PENGARUH PENAMBAHAN MOLASE PADA MEDIA KULTUR PROBIOTIK TERHADAP JUMLAH BAKTERI PROBIOTIK

DWI AYU PUSPONINGRUM, 141211131008 (2016) PENGARUH PENAMBAHAN MOLASE PADA MEDIA KULTUR PROBIOTIK TERHADAP JUMLAH BAKTERI PROBIOTIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
1. ABSTRAK PK BP 123-16 Pus p.pdf

Download (117kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
2. FULLTEXT PK BP 123-16 Pus p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (829kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Aplikasi probiotik semakin banyak dilakukan baik pada petambak tradisional maupun intensif. Probiotik adalah agen mikroba hidup yang mampu memberikan keuntungan bagi inang dengan memodifikasi komunitas mikroba atau berasosiasi dengan inang, memperbaiki nilai nutrisi dan pemanfaatan pakan, meningkatkan respon inang terhadap penyakit, dan memperbaiki kualitas lingkungan ambangnya. Penggunaan probiotik yang disesuaikan dengan petunjuk dan peruntukkannya dapat menambah biaya produksi budidaya sehingga diperlukannya kultur probiotik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan molase pada media kultur probiotik sehingga diharapkan dapat menjadi media informasi bagi masyarakat tentang cara dan media kultur yang baik bagi probiotik. Penelitian menggunakan media kultur yang berisi tepung ikan 33 gram, dedak halus 60 gram, air payau 1 L, dan probiotik 33 mL. Perlakuan yang dipilih adalah P0 (Kontrol), P1 (Penambahan molase sebanyak 13 mL), P2 (Penambahan molase 23 mL), P3 (Penambahan molase 33 mL), dan P4 (Penambahan molase 43 mL). Parameter utama yang diamati adalah jumlah bakteri probiotik dan parameter pendukung adalah kualitas air media kultur tersebut. Penelitian dilakukan selama tiga hari dengan perhitungan jumlah bakteri yang tumbuh menggunakan Total Plate Count (TPC) dengan metode spread plate. Hasil yang didapatkan adalah perlakuan terbaik adalah perlakuan P3 (penambahan molase sebanyak 33 mL) dengan jumlah bakteri probiotik awal adalah 9.36 x 106 dan rata-rata jumlah akhir 1.74x1010. Perlakuan dengan rata-rata jumlah bakteri terendah ditunjukkan pada perlakuan P2 (penambahan molase 23mL) sebanyak 9.86x109.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 123/16 Pus p
Uncontrolled Keywords: Molase; Kultur Probiotik; Bakteri Probiotik
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
DWI AYU PUSPONINGRUM, 141211131008UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Arief, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorSudarno, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 08 May 2017 22:26
Last Modified: 08 May 2017 22:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57273
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item