PENGARUH SALINITAS YANG BERBEDA PADA KULTUR PROBIOTIK TERHADAP JUMLAH BAKTERI Bacillus sp.

Choirotun Nisa, 141211132016 (2016) PENGARUH SALINITAS YANG BERBEDA PADA KULTUR PROBIOTIK TERHADAP JUMLAH BAKTERI Bacillus sp. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PK.BP 90-16 Nis p ABSTRAK.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK.BP 90-16 Nis p SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (726kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Budidaya secara intensif dengan cara peningkatan padat tebar dan pemberian pakan memiliki dampak negatif bagi lingkungan berupa pencemaran pada perairan budidaya. Salah satu alternatif untuk memperbaiki lingkungan budidaya adalah dengan penggunaan probiotik. Salah satu jenis bakteri yang berfungsi sebagai bakteri probiotik adalah Bacillus sp. Spesies Bacillus sp. baik digunakan sebagai agen probiotik karena tidak menghasilkan toksik, mudah untuk ditumbuhkan, tidak memerlukan substrat yang mahal dan dapat bertahan pada temperatur yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan salinitas pada kultur probiotik terhadap jumlah bakteri Bacillus sp. Media yang digunakan pada kultur probiotik berisi tepung ikan 33 gram, dedak halus 60 gram, molase 33 mL, dan probiotik 33 mL. Perlakuan yang dipilih adalah menggunakan perbedaan salinitas P0 (salinitas 0 ppt), P1 (salinitas 10 ppt), P2 (Salinitas 20 ppt) dan P3 (salinitas 30 ppt). Parameter utama yang diamati adalah jumlah bakteri probiotik sedangkan parameter pendukung adalah kualitas air pada media kultur. Penelitian dilakukan selama tiga hari dengan penghitungan jumlah bakteri yang tumbuh menggunakan Total Plate Count (TPC) dengan metode spread plate. Hasil yang di dapatkan dari penelitian ini adalah perbedaan salinitas pada kultur probiotik berpengaruh nyata terhadap jumlah bakteri Bacillus sp. Salinitas terbaik pada kultur probiotik dengan jumlah bakteri Bacillus tertinggi di hari pertama adalah salinitas 20 ppt dan 30 ppt dengan rata-rata jumlah bakteri 1,05x1010 CFU/ml dan 1,26x1010 CFU/ml, sedangkan pada hari ke tiga jumlah bakteri Bacillus tertinggi ada pada kultur probiotik dengan salinitas 10 ppt dengan rata-rata jumlah bakteri 9,54x109 CFU/ml.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP 90/16 Nis p
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan
Creators:
CreatorsEmail
Choirotun Nisa, 141211132016UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Arief, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 09 May 2017 00:34
Last Modified: 09 May 2017 00:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57289
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item