PENGARUH MUSIK RELAKSASI TERHADAP PERUBAHAN KADAR KORTISOL PADA PENDERITA DENGAN VENTILASI MEKANIK DI ICU RSUD DR. SOETOMO

Hidayat Prasojo, dr. (2016) PENGARUH MUSIK RELAKSASI TERHADAP PERUBAHAN KADAR KORTISOL PADA PENDERITA DENGAN VENTILASI MEKANIK DI ICU RSUD DR. SOETOMO. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
PPDS. AR. 15-16 Pra p abstrak.pdf

Download (224kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS. AR. 16-16 Par p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang Tujuan utama dari perawatan intensif adalah untuk memulihkan dan untuk monitoring fungsi vital sementara dalam rangka mencapai kualitas hidup terbaik setelah pemulihan pada pasien kritis. Ventilasi mekanik adalah salah satu intervensi medis yang lazim diberikan kepada penderita di ruang perawatan intensif. Penderita dengan ventilasi mekanik seringkali menderita stress karena nyeri, cemas, agitasi, delirium dan berbagai bentuk ketidaknyamanan lainnya. Musik merupakan salah satu intervensi nonfarmakologi yang dianggap sebagai terapi yang ideal untuk mengurangi stres. Tujuan Penelitian Menganalisa pengaruh musik relaksasi terhadap perubahan kadar kortisol pada pasien dengan ventilasi mekanik yang berada di ICU Metode Penelitian Penelitian eksperimen klinik dengan membagi subyek menjadi dua kelompok yaitu kontrol dan perlakuan. Kelompok perlakuan diberikan musik relaksasi selama 90 menit, sedangkan kelompok kontrol diberikan suara monitor denyut jantung 70 kali permenit selama 90 menit dengan jumlah total penderita sebanyak 24 penderita dan 2 drop out. Dilakukan analisa terhadap hasil kadar kortisol, nilai RASS dan nilai CPOT sebelum perlakuan dan setiap 30 menit sampai 90 menit perlakuan. Hasil Didapatkan perbedaan penurunan kadar kortisol pada penderita dengan terapi musik relaksasi pada menit ke 0,60 dan menit ke 0,90 dengan nilai p=0.001 dan p=0.003. Didapatkan perbedaan penurunan nilai RASS pada menit ke 0,90 dengan nilai p=0.026. Sedangkan untuk nilai CPOT tidak didapatkan perbedaan bermakna. Simpulan Terapi musik relaksasi merupakan terapi efektif secara non-farmakologis yang dapat menurunkan nilai RASS dan dapat menurunkan kadar kortisol darah. Kata Kunci Musik, Kortisol, RASS, CPOT, Terapi Intensif

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS. AR. 15-16 Pra p
Uncontrolled Keywords: Musik, Kortisol, RASS, CPOT, Terapi Intensif
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC475-489 Therapeutics. Psychotherapy
R Medicine > RD Surgery
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM182-190 Other therapeutic procedures Including acupuncture, pneumatic aspiration, spinal puncture, pericardial puncture
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Anestesiologi dan Reanimasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Hidayat Prasojo, dr.UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHardiono, dr. Sp.An. KIC. KAKVUNSPECIFIED
ContributorBambang Pujo Semedi, dr. Sp.An. KIC.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 09 May 2017 17:30
Last Modified: 09 May 2017 17:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/57296
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item